Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Pemerintahan

Pemkab Sumenep Gandeng TNI AL, Bangunan Lanal Madura untuk Kedaulatan Bangsa

×

Pemkab Sumenep Gandeng TNI AL, Bangunan Lanal Madura untuk Kedaulatan Bangsa

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST), di Lounge Majapahit Mako Koarmada II Surabaya, Kamis (10 April 2025).
FOTO: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST), di Lounge Majapahit Mako Koarmada II Surabaya, Kamis (10 April 2025).

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersinergi dengan TNI Angkatan Laut (AL), dalam upaya membangun kebijakan maritim sebagai faktor dominan bagi pertahanan dan kedaulatan bangsa.

Pemkab Sumenep melalui kebijakan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, memberikan aset tanah barang milik daerah, sebagai pembentukan dan pembangunan Lanal Madura di Kabupaten Sumenep.

“Kami mengharapkan, kegiatan ini semakin mempererat sinergitas dan kerja sama keluarga besar TNI Angkatan Laut dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST), di Lounge Majapahit Mako Koarmada II Surabaya, Kamis (10 April 2025).

Pangkalan TNI AL Madura yang pembangunannya di wilayah Kabupaten Sumenep, secara teknis dan strategis bisa membantu Pemerintah Daerah, dalam melakukan pengawasan terhadap keamanan wilayah.

Karena, Kabupaten Sumenep terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan maka membutuhkan perhatian, sehingga TNI AL Madura di Kabupaten Sumenep mampu meningkatkan keamanan, khususnya kepulauan baik yang terdekat maupun terjauh.

“Lantamal Madura diharapkan bisa membantu Pemerintah Kabupaten Sumenep, dalam menjaga keamanan wilayah laut yang digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat,” terangnya.

Bupati menyatakan, objek hibah barang milik daerah Kabupaten Sumenep berupa tanah seluas 101.727 m², senilai Rp 2,3 miliar lebih. Aset berupa tanah ini lokasinya berada di Desa Patean Kecaman Batuan.

Orang nomor satu di Sumenep ini mengapresiasi Mabes TNI AL yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Sumenep menjadi lokasi pembangunan Markas Lanal Madura.

Sementara, penandatanganan hibah barang milik daerah berupa tanah untuk kepentingan pembangunan pangkalan TNI Angkatan Laut Madura di Kabupaten Sumenep dilakukan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dengan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut V, Laksamana Pertama TNI Dr. Arya Delano, S.E., M.Pd., M.Han. (*)

FOTO: Sejumlah raja, sultan, pangeran, serta perwakilan kerajaan dan kesultanan Nusantara tampil dalam satu panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam, menjadi ruang pertemuan budaya sejumlah kerajaan dan kesultanan dari berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah raja, sultan, pangeran, serta perwakilan kerajaan dan kesultanan Nusantara tampil dalam satu panggung. Mereka mengikuti defile dengan diiringi para dayang yang mengenakan busana adat Keraton Sumenep.

FOTO: Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar. (Panji Agira/wartazone.com)
Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan. Upaya tersebut kembali ditegaskan dalam momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang berlangsung di Bandara Trunojoyo Sumenep, Kamis (17/9/2026).