Tangis Haru Janda Lansia Saat Terima Bantuan RTLH dari Baznas Sumenep

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
FOTO: Tim Baznas Sumenep, saat menyerahkan bantuan rumah layak huni di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru. Senin (28/07/2025).

FOTO: Tim Baznas Sumenep, saat menyerahkan bantuan rumah layak huni di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru. Senin (28/07/2025).

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Suasana haru menyelimuti Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, saat seorang janda lansia bernama Toriyah menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep.

Perempuan paruh baya itu tak kuasa menahan air mata saat tim Baznas dan MWC NU Rubaru secara resmi menyerahkan rumah barunya. Tangis bahagia mengiringi langkahnya saat memasuki bangunan permanen yang kini ia sebut sebagai “rumah”.

Selama bertahun-tahun, Toriyah hidup dalam keterbatasan di sebuah gubuk tua yang nyaris roboh sejak ditinggal wafat suaminya. Untuk menyambung hidup, ia bertani seadanya di lahan milik sendiri, atau menggarap sawah milik orang lain. Sesekali ia juga merawat ternak milik warga agar mendapat upah sepadan.

Baca Juga:  Pesan Bupati Sumenep untuk Pimpinan Baznas Usai Dilantik, Tingkatkan Sinergitas Kelola Zakat

Kini, berkat program RTLH Baznas Sumenep, Toriyah tak lagi waswas memikirkan hujan, angin, dan ancaman binatang liar. Rumahnya telah berdiri kokoh dengan fasilitas lengkap seperti kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, hingga lantai berkeramik yang nyaman.

“Alhamdulillah, Baznas kembali menyerahkan bantuan rumah layak huni di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru,” ujar Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, Senin (28/07/2025).

Menurut Rahman, saat proses serah terima berlangsung, Toriyah terus meneteskan air mata bahagia. Berkali-kali ia mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang membantu pembangunan rumah tersebut.

“Beliau terlihat sangat bahagia sampai menangis terharu melihat rumahnya sudah sangat bagus,” tambah Rahman.

Baca Juga:  Rayakan Semangat Muharram, Baznas dan Kemenag Sumenep Gelar Khitanan Massal dan Santunan Sosial

Program RTLH ini merupakan rumah ketujuh yang diserahkan Baznas Sumenep pada tahun 2025. Enam rumah sebelumnya telah dibangun di berbagai kecamatan sebagai bagian dari komitmen Baznas untuk membantu masyarakat yang hidup dalam kondisi kurang layak.

Rahman menegaskan, pihaknya akan terus menyasar warga mustahik yang tinggal di rumah tak layak huni agar dapat hidup lebih layak dan bermartabat.

“Program ini adalah bentuk implementasi zakat yang tepat sasaran. Sesuai arahan Bupati Sumenep, Bapak Achmad Fauzi Wongsojudo, kami ingin menjadikan Baznas sebagai solusi atas berbagai persoalan sosial di Kabupaten Sumenep,” tegas Rahman.

Baca Juga:  Baznas Sumenep dan IKSAL Santuni Anak Yatim dalam Tabligh Akbar Bersama UAS

Bupati Sumenep sebelumnya juga menyatakan pentingnya peran Baznas dalam mendukung pembangunan sosial melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari masyarakat.

Dengan program RTLH ini, Baznas berharap lebih banyak lagi mustahik yang bisa dibantu, sehingga pemerataan kesejahteraan dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat miskin, terutama para janda, lansia, dan keluarga tidak mampu.

Kehadiran rumah baru bagi Toriyah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kepedulian dan solidaritas sesama. Bagi Toriyah, rumah itu adalah harapan baru setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment