SUMENEP, (WARTA ZONE) – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan menghadirkan beragam jenis layanan, teranyar rumah sakit milik pemerintah daerah ini menghadirkan terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik.
Layanan ini ditujukan untuk membantu pasien yang mengalami gangguan komunikasi, bicara, bahasa, hingga kesulitan menelan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.
Terapis wicara di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, Aisyah Shinta Balqis, menjelaskan bahwa terapi wicara sangat penting untuk membantu pasien yang mengalami keterlambatan atau gangguan dalam kemampuan berbicara dan berkomunikasi.
“Terapi wicara bertujuan membantu pasien yang mengalami gangguan komunikasi, seperti kesulitan berbicara, keterlambatan perkembangan bahasa pada anak, hingga gangguan menelan. Dengan terapi yang tepat dan dilakukan secara rutin, kemampuan komunikasi pasien bisa meningkat secara bertahap,” ujar Aisyah Shinta Balqis. Jumat (10 April 2026).
Ia menambahkan, banyak orang tua yang sering kali terlambat membawa anaknya untuk mendapatkan terapi karena menganggap keterlambatan bicara sebagai hal yang wajar. Padahal, jika ditangani lebih awal, hasil terapi biasanya jauh lebih optimal.
“Karena itu kami mendorong masyarakat untuk segera berkonsultasi apabila menemukan tanda-tanda keterlambatan bicara pada anak,” tambahnya.
Menurutnya, layanan terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep tidak hanya ditujukan bagi anak-anak, tetapi juga bagi pasien dewasa yang mengalami gangguan bicara akibat kondisi tertentu, seperti stroke atau gangguan neurologis lainnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan bahwa kehadiran layanan terapi wicara merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang semakin lengkap kepada masyarakat.
“Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang komprehensif bagi masyarakat. Terapi wicara ini menjadi salah satu layanan penting, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan rehabilitasi untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kualitas hidupnya,” kata dr. Erliyati.
Ia berharap masyarakat tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, terutama untuk melakukan pemeriksaan sejak dini apabila terdapat gangguan perkembangan pada anak.
“Deteksi dan penanganan sejak dini sangat menentukan keberhasilan terapi. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika menemukan gejala keterlambatan bicara atau gangguan komunikasi,” terangnya.
Dengan hadirnya layanan terapi wicara di Poli Rehabilitasi Medik, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan gangguan komunikasi secara profesional dan berkelanjutan. (*)


Comment