Tabungan Barokah Bantu Pengembangan Ekonomi PKL, Dirut BPRS: tidak ada biaya administrasi sepeserpun

0 Komentar
Reporter : Panji Agira

Foto: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep, Hairil Fajar. (Dok. Istimewa)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Tabungan Barokah yang merupakan salah satu jenis tabungan milik Bank BPRS Bhakti Sumekar kehadirannya dinilai sangat membantu untuk pengembangan ekonomi pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Sumenep.

Tabungan barokah dinilai sangat mudah dan praktis, dapat diakses di seluruh kantor BBS atau kepanjangan dari Bank BPRS Bhakti Sumekar.

Tabungan barokah Bank BPRS Bhakti Sumekar adalah simpanan dana dalam bentuk tabungan rupiah dengan akad ‘Wadi’ah Yad Dhamanah’ atau titipan murni yang akan membantu mengelola dana menjadi lebih barokah.

Setoran awal pembukaan rekening hanya Rp10.000. Jumlah dan frekuensi setoran maupun penarikan tidak dibatasi, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Tidak ada biaya administrasi sepeserpun,” kata Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar.

Baca Juga:  Rapat Paripurna DPRD Sumenep Tandatangani Tiga Raperda Tahun 2022

Sampai saat ini, lanjut Fajar, sudah tercatat sebanyak 200 pedagang pasar Bangkal yang telah menabung melalui tabungan barokah.

“Layanan pickup tabungan di lokasi pasar Bangkal setiap malamnya kisaran Rp 1-3 juta,” terangnya.

Pihaknya berharap hadirnya tabungan barokah dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam mengembangkan usahanya.

Dirut Fajar juga mengajak agar setiap penghasilan yang didapatkan dari hasil penjualannya tidak dikonsumsi keseluruhan. Sisihkan untuk menabung di tabungan Barokah.

“Ketika ada keperluan untuk pengembangan usahanya, bisa ditarik untuk belanja kebutuhan usaha,” tukasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment