SUMENEP, (WARTA ZONE) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep memberikan apresiasi terhadap kegiatan sosial yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep dalam momentum Ramadan. Program berbagi kepada para janda dan anak yatim itu, dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, memandang kegiatan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar agenda rutin di bulan suci. Menurutnya, aksi sosial yang konsisten dilakukan oleh JMSI menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan insan pers.
Ia menilai, kegiatan berbagi kepada kaum rentan seperti janda dan anak yatim merupakan bentuk empati sosial yang penting untuk terus dirawat. Kehadiran kegiatan seperti ini dinilai mampu memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.
Dalam pandangannya, organisasi media tidak hanya memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan sosial yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini tentu sangat positif. Ini menunjukkan bahwa insan media tidak hanya berperan menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar Arif, Senin (9/3/2026) saat menghadiri acara bukber.
Ia menambahkan, kegiatan sosial yang dilakukan secara berkelanjutan akan memberikan dampak yang lebih luas bagi kehidupan masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan kontribusi berbagai elemen sosial.
Arif melihat langkah JMSI Sumenep tersebut, sebagai contoh baik bagaimana komunitas profesi dapat mengambil peran dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Selain memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut, Arif juga juga menyampaikan terima kasih kepada JMSI Sumenep karena selama dua tahun terakhir kegiatan berbagi Ramadan itu dilaksanakan di Aula Bappeda Sumenep.
Dia menyebut, kepercayaan yang diberikan kepada Bappeda untuk menjadi tempat pelaksanaan kegiatan sosial tersebut merupakan kehormatan tersendiri bagi institusinya.
Ia berharap kegiatan sosial yang digagas JMSI Sumenep tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan begitu, semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dapat terus terjaga.
Bagi Arif, kegiatan itu menjadi salah satu pengingat bahwa pembangunan sosial juga membutuhkan kehadiran nilai empati, kebersamaan, dan solidaritas yang tumbuh dari berbagai unsur masyarakat.
“Semoga tempat ini tidak hanya menjadi ruang merancang pembangunan daerah, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kepedulian sosial,” tutupnya.(*)


Comment