JMSI Jatim Dorong Kolaborasi Pendidikan, Siapkan Forum Bahas Solusi dan Peran Media

0 Komentar
Reporter : Rudi Hartono
FOTO: Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur saat audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kamis (28/5/2026).

FOTO: Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur saat audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kamis (28/5/2026).

SURABAYA, (WARTA ZONE) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Timur mulai mempersiapkan sejumlah program kolaboratif di sektor pendidikan usai menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur, Kamis (28/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyampaikan apresiasi terhadap rencana pelantikan pengurus JMSI Jatim periode 2025–2030 yang akan dirangkaikan dengan forum diskusi grup (FGD) bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik”.

Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026 di Grand Mercure Surabaya.

Menurut Aries, keberadaan JMSI Jatim diharapkan tidak hanya berfokus pada penguatan media siber, tetapi juga mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah, termasuk sektor pendidikan.

“Media memiliki posisi strategis dalam membangun ruang dialog publik. Karena itu, kami terbuka jika JMSI ingin mengadakan forum diskusi terkait persoalan pendidikan di Jawa Timur, termasuk isu Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun tantangan lainnya,” ujarnya.

Ia menilai forum semacam itu dapat mempertemukan berbagai pihak, mulai dari kepala daerah, akademisi, hingga insan pers untuk mencari solusi bersama terhadap persoalan pendidikan.

Ketua JMSI Jatim, Syaiful Anam, menyambut positif tawaran kolaborasi tersebut. Ia menilai pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas yang membutuhkan perhatian bersama.

“Setelah pelantikan nanti, kami akan menindaklanjuti gagasan kolaborasi ini melalui program-program yang lebih konkret,” katanya.

Anam menjelaskan, selama ini JMSI Jatim juga aktif membangun sinergi dengan sejumlah instansi dan sektor lain, seperti UMKM, kesehatan, hingga industri migas.

Salah satunya melalui kegiatan sarasehan bersama pelaku usaha mikro di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur yang menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pemerintah, dunia usaha, dan media.

Selain itu, JMSI Jatim juga tercatat pernah menjalin kolaborasi dengan RSUD Dr. Soetomo, RSJ Menur, serta SKK Migas.

“Ke depan, sektor pendidikan akan menjadi salah satu fokus program kerja yang dibahas dalam rapat kerja organisasi setelah pelantikan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan dan FGD JMSI Jatim, H. Supardi Hardy, menyebut seluruh persiapan teknis kegiatan hampir selesai.

Ia memastikan sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir, termasuk pengurus pusat JMSI dan unsur pimpinan Dewan Pers.

Panitia juga mengundang Khofifah Indar Parawansa sebagai keynote speaker dalam agenda tersebut. Selain itu, akademisi dan pakar komunikasi digital dari perguruan tinggi di Surabaya turut disiapkan menjadi pembicara dalam forum diskusi. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment