Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Hukum

Asyik Nyabu, Tiga Pria Asal Ganding Sumenep Diciduk Polisi

×

Asyik Nyabu, Tiga Pria Asal Ganding Sumenep Diciduk Polisi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penyalahgunaan sabu (Istimewa)
Ilustrasi penyalahgunaan sabu (Istimewa)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali menangkap tiga terduga penyalahgunaan narkoba jenis sabu pada Kamis (9/9) lalu.

Ketiganya diketahui merupakan warga Kecamatan Ganding dengan inisial TA (37), ED (34) dan AL (36). Mereka ditangkap saat sedang asyik pesta barang haram di rumah terduga TA di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding.

“Ketiganya sudah masuk target. Saat diamankan bersama Koramil setempat mereka tidak berkutik,” ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Senin (13/9/2021).

Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 alat isap, 2 buah korek api, 2 buah sedotan plastik, 1 klip plastik dan pipa kaca yang berisi sisa sabu.

“Hasil interogasi, barang bukti itu didapat dari seseorang berinisial BY warga Kecamatan Guluk-guluk seharga Rp. 100 ribu,” beber Widi.

Meski demikian, ketiga pelaku beralasan tidak tahu menahu soal keberadaan BY saat ini. “Karena saat diminta untuk menunjukkan lokasi tempat mereka transaksi dengan BAY, yang bersangkutan sudah tidak ada,” sebutnya.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 Subsider 112 Subsider 132 Subsider 127 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (*)

FOTO: Abd. Rahman, kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. (Ist/wartazone.com)
Pendidikan

Abd. Rahman, M.Pd. kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. Rahman ditetapkan sebagai ketua umum melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) KPP Sumenep. Mubes KPP Sumenep berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, di HK Resto, Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.