Majelis Ratibul Haddad Naghfir Gelar Tasyakuran, Hadirkan KHR Azaim Ibrahimy

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
FOTO: Dr. Naghfir saat sowan ke pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. (Ist/wartazone.com)

FOTO: Dr. Naghfir saat sowan ke pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. (Ist/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Majelis Ratibul Haddad Naghfir akan menggelar kegiatan tasyakuran sekaligus pembacaan Ratibul Haddad sebagai bentuk ungkapan syukur dan penguatan spiritual masyarakat. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 April 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di kediaman Notaris/PPAT Naghfir, S.HI., S.H., M.Kn.

Acara yang digelar dalam rangka syukuran itu akan menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, yakni KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, bersama para jamaah dan pengurus majelis.

Pimpinan Majelis Ratibul Haddad Naghfir, Dr. Naghfir, mengatakan kegiatan ini merupakan momentum untuk memperkuat ukhuwah sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap amalan dzikir dan doa.

“Majelis ini kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan untuk memperbanyak dzikir, doa, dan rasa syukur kepada Allah SWT. Harapannya, kegiatan ini membawa keberkahan bagi masyarakat, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat,” ujar Dr. Naghfir, dalam keterangannya. Kamis (2 April 2026).

Menurutnya, pembacaan Ratibul Haddad memiliki nilai spiritual yang kuat karena berisi rangkaian doa dan dzikir yang telah diamalkan secara turun-temurun oleh para ulama.

“Ratibul Haddad bukan hanya tradisi, tetapi juga sarana untuk menenangkan hati dan memperkuat keimanan. Dengan berkumpul bersama para jamaah dan ulama, kita berharap mendapatkan keberkahan serta mempererat silaturahmi,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut hadir dan meramaikan kegiatan tersebut sebagai bentuk syukur serta ikhtiar spiritual.

“Melalui majelis ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyatukan doa, dzikir, dan rasa syukur agar kehidupan kita senantiasa dilimpahi keberkahan,” kata Dr. Naghfir.

Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri jamaah dari berbagai daerah yang ingin mengikuti pembacaan Ratibul Haddad serta mendengarkan tausiyah dari KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. Selain menjadi ajang ibadah, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat hubungan antara ulama dan masyarakat. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment