Bentuk Protes Warga, Jalan Sepanjang 3 Km Ditanami Batang Pohon

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Foto: Jalan jalur selatan Jember - Lumajang, dipasangi batang pohon oleh warga sebagai bentuk protes akibat banyaknya lubang.

Foto: Jalan jalur selatan Jember - Lumajang, dipasangi batang pohon oleh warga sebagai bentuk protes akibat banyaknya lubang.

JEMBER, (WARTA ZONE) – Jalan sepanjang kurang lebih 3 Km di wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Jember dipasangi batang pohon oleh warga setempat.

Hal itu dilakukan di jalan jalur selatan Jember – Lumajang, sebagai bentuk protes warga akibat banyaknya lubang di jalan.

Pemasangan batang pohon itu dilakukan di kanan kiri jalan, tepat di lubang jalan yang memiliki ukuran diameter kurang lebih 2 meter dengan kedalaman 10-15 cm.

Menurut warga sekitar, lubang jalan itu cukup banyak dengan jarak kurang lebih 1 – 3 meter. Penyebab rusaknya jalanan itu, diduga akibat banyaknya truk bermuatan besar atau akrab disebut ODOL (Over Dimension Over Loading).

“Pemasangan batang pohon ini, adalah bentuk protes warga. Ada batang pohon pisang, dan pohon pepaya. Tujuannya juga sebagai rambu-rambu agar kendaraan yang melintas terutama motor lebih berhati-hati. Apalagi sering kejadian kecelakaan di jalanan ini, terakhir tadi malam ada pengendara motor jatuh sampai meninggal,” kata salah seorang warga Rochul Ulum saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Minggu (12/2/2023) sore.

Baca Juga:  Identitas Korban Terseret Ombak Ritual di Pantai Payangan Jember, Satu dari Bondowoso

Terkait pemasangan batang pohon yang dilakukan warga, kata Ulum, dilakukan agar pengendara motor lebih hati-hati.

“Apalagi saat malam, memang ada penerangan PJU. Tapi juga ada yang mati lampunya. Jadi kalau pas gelap, tidak kelihatan lubang jalannya. Belum lagi kalau pas hujan. Saat ada genangan air dikira tidak ada lubang, malah sampai jatuh kena lubang jalan itu,” ungkapnya.

Menurut Ulum, terkait kondisi jalan di jalur yang menghubungkan Jember – Lumajang di wilayah selatan itu. Belum pernah mendapat perbaikan.

Baca Juga:  Peringati HKN ke-58, Bupati Jember Ajak Masyarakat Terapkan Hidup Sehat

“Rusaknya dan banyak banyak lubang itu, mungkin karena banyak dilewati truk-truk bermuatan besar yang diduga ODOL itu. Muatannya besar, yang saya tahu seperti membawa semen dan pasir. Ya akhirnya banyak yang rusak jalannya. Ya semoga setelah ini ada perbaikan. Apa mungkin diganti dengan cara di cor jalannya. Kalau aspal bisa jadi setelah diperbaiki ya lubang lagi,” jelasnya.

“Kami berharap setelah ada aksi pemasangan batang pohon ini, ada perhatian pemerintah,” sambungnya.

Terpisah, Camat Kencong Muhammad Najmul Huda saat dikonfirmasi membenarkan terkait adanya lubang jalan tersebut.

“Memang akibat dari hujan deras juga banyaknya kendaraan yang besar-besar itu. Akhirnya ada lubang jalan itu. Saya juga tahu aksi warga yang memasang batang pohon itu, sebagai rambu-rambu karena juga menyebabkan adanya kecelakaan di lokasi jalan berlubang itu,” kata Huda saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Baca Juga:  Hadapi Tren Peningkatan Kasus Covid-19 di Jember, Kadinkes: Selalu Terapkan Prokes

Terkait kondisi kerusakan jalan itu pun, lanjutnya, juga sudah dilakukan koordinasi dengan PU Bina Marga.

“Kami sudah mengirimkan foto terkait lubang jalan itu ke Sekretaris Dinas PU Bina Marga, untuk nanti diteruskan ke Provinsi. Karena jalan itu adalah jalur provinsi, dan wewenang sana untuk menangani perbaikan. Saya besok Senin juga akan membuat laporan ke bapak bupati,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment