Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Pemerintahan

Bakesbangpol Sumenep Dorong Ormas Rawat Demokrasi dan Nilai Buppa’ Babbu’ Guru Rato

×

Bakesbangpol Sumenep Dorong Ormas Rawat Demokrasi dan Nilai Buppa’ Babbu’ Guru Rato

Sebarkan artikel ini
FOTO: Sekretaris Bakesbangpol Sumenep, Edy Suprayitno, menjadi narasumber sosialisasi ormas dengan tema “Penguatan Peran Ormas dalam Merawat Harmoni Sosial Sumenep Berbasis Buppa’ Babbu’ Guru Rato”, di Pendopo Kecamatan Bluto, Kamis (20/8/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
FOTO: Sekretaris Bakesbangpol Sumenep, Edy Suprayitno, menjadi narasumber sosialisasi ormas dengan tema “Penguatan Peran Ormas dalam Merawat Harmoni Sosial Sumenep Berbasis Buppa’ Babbu’ Guru Rato”, di Pendopo Kecamatan Bluto, Kamis (20/8/2026). (Panji Agira/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep mendorong organisasi kemasyarakatan (ormas) ikut menjaga kualitas demokrasi sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Bakesbangpol Sumenep, Edy Suprayitno, saat menjadi narasumber dalam sosialisasi ormas di Pendopo Kecamatan Bluto, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan mengangkat tema “Penguatan Peran Ormas dalam Merawat Harmoni Sosial Sumenep Berbasis Buppa’ Babbu’ Guru Rato”. Forum tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan elemen masyarakat untuk membahas perkembangan demokrasi sekaligus persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian bersama.

Dalam materinya, Edy menyinggung perubahan desain pelaksanaan pemilu menyusul putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengatur pemisahan pemilu nasional dan pemilu lokal.

Menurutnya, perubahan tersebut tidak cukup dipahami sebagai persoalan teknis penyelenggaraan pemilu. Lebih dari itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas demokrasi dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

“Putusan MK ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas demokrasi. Aturan pemilu harus dibuat jelas, adil, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Edy.

Ia menilai pemisahan pemilu nasional dan lokal dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk lebih fokus menentukan pilihan politik sesuai tingkatan pemerintahan. Namun, pelaksanaannya tetap membutuhkan kesiapan pemerintah, DPR, penyelenggara pemilu, partai politik, serta seluruh elemen masyarakat.

“Yang terpenting, jangan sampai perubahan sistem justru menimbulkan ketidakpastian baru. Semua pihak harus menyiapkan aturan yang jelas agar masyarakat tidak bingung,” katanya.

Selain isu demokrasi, Edy juga mengingatkan masyarakat mengenai bahaya rokok elektrik atau vape. Ia menyebut adanya temuan aparat terkait penyalahgunaan vape yang diduga mengandung zat narkotika.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kalau ada penyalahgunaan vape yang mengandung narkotika, masyarakat perlu waspada dan ikut menyampaikan informasi tersebut kepada lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Sebagai putra daerah Bluto, Edy berharap informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dapat diteruskan hingga tingkat desa dan keluarga.

“Jangan hanya berhenti di forum ini. Mari sampaikan kepada keluarga, teman dan lingkungan sekitar agar masyarakat semakin waspada,” pesannya.

Di sisi lain, Bakesbangpol menegaskan pentingnya keberadaan ormas sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. Ormas dinilai memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kami terbuka kepada semua ormas yang ingin ikut membangun Sumenep. Silakan ambil peran sesuai bidang dan kemampuan masing-masing,” tutur Edy.

Ia juga mengajak masyarakat kembali menghidupkan nilai Buppa’ Babbu’ Guru Rato sebagai bagian dari karakter sosial masyarakat Madura. Nilai tersebut dinilai relevan untuk memperkuat etika, gotong royong, penghormatan terhadap orang tua, guru, serta pemimpin.

“Nilai sosial, etika dan gotong royong perlu terus kita rawat. Jangan sampai semakin terkikis, terutama di tengah perubahan kehidupan masyarakat perkotaan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bakesbangpol berharap ormas tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan, membangun kesadaran demokrasi dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat Sumenep. (*)

FOTO: Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar. (Panji Agira/wartazone.com)
Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan. Upaya tersebut kembali ditegaskan dalam momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang berlangsung di Bandara Trunojoyo Sumenep, Kamis (17/9/2026).