Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Pemerintahan

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sumenep Salurkan 4 Bantuan

×

Tangani Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sumenep Salurkan 4 Bantuan

Sebarkan artikel ini
Bupati Fauzi, Bupati Sumenep, berantas kemiskinan
Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat menyerahkan bantuan secara simbolis

SUMENEP, (WARTAZONE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur kembali menyalurkan empat bantuan sekaligus untuk menangani persoalan kemiskinan ekstrem, Selasa 25, Januari 2022.

Empat bantuan itu disalurkan di balai Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan oleh Bupati Achmad Fauzi didampingi sejumlah jajaran Forkopimda.

Empat bantuan itu di antaranya Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), BPJS, listrik dan beras.

“Bantuan ini merupakan salah satu strategi pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sumenep,” kata Bupati Fauzi.

Dikatakan Fauzi, dana program bantuan penanggulangan kemiskinan ekstrem berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah.

Tujuannya, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, dengan bantuan ini pada tahun 2024 tidak akan ada lagi angka kemiskinan di Sumenep.

Dalam penanganan kemiskinam ekstrem ini seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk swasta, dilibatkan dengan melaksanakan program kegiatan secara terpadu dan terintegritas.

“Pemerintah daerah telah melakukan pemetaan desa dengan kemiskinan ekstrem. Tujuannya agar program yang dijalankan bisa menyesuaikan dengan penyebab kemiskinan, baik di kelurahan atau desa,” tegas Bupati Fauzi.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Yayak Nurwahyudi menyampaikan, berdasarkan hasil pemetaan, program semacam ini akan disebar di lima titik kecamatan. Yakni, Kecamatan Arjasa, Batang-batang, Pragaan, Lenteng dan Sapeken.

Kata dia, kemiskinan ekstrem dalam konsep Internasional dimaknai sebagai kondisi masyarakat yang memiliki pendapatan kurang dari sekitar Rp800 ribu per bulan.

“Penyaluran bantuan kepada masyarakat dilakukan secara bertahap dan semua bantuan targetnya bisa mengatasi kondisi yang terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya. (*)

FOTO: Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar. (Panji Agira/wartazone.com)
Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan. Upaya tersebut kembali ditegaskan dalam momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang berlangsung di Bandara Trunojoyo Sumenep, Kamis (17/9/2026).