Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Daerah

Dihadapan Menparekraf Sandi Uno, Bupati Fauzi Paparkan Kekayaan Wisata Sumenep

×

Dihadapan Menparekraf Sandi Uno, Bupati Fauzi Paparkan Kekayaan Wisata Sumenep

Sebarkan artikel ini
Dihadapan Menparekraf Sandi Uno, Bupati Fauzi Paparkan Kekayaan Wisata Sumenep
Foto: Bupati Sumenep, saat menghadiri FGD Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Madura Raya bertempat di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan.

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Madura Raya bertempat di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Jumat, 1 April 2022.

Acara tersebut dihadiri sejumlah ulama Madura yang tergabung dalam Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (Bassra).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno hadir secara khusus sebagai pembicara.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi memaparkan kekayaan alam Sumenep dengan potensi wisata yang melimpah.

Dijelaskan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini, pulau Gili Iyang menjadi satu dari beberapa pulau di Sumenep yang memiliki kandungan oksigen terbaik kedua setelah Yordania.

“Kandungan oksigennya luar biasa, terbaik kedua dunia, ini adalah kekayaan alam Sumenep,” ujarnya.

Selain Gili Iyang yang dikenal sebagai jujukan wisata kesehatan, destinasi wisata tersembunyi yang masih alami ada di pulau Gili Labak. Wisata ini menjadi rujukan wisatawan lokal hingga mancanegara untuk melihat keindahan bawah laut.

“Biasanya yang gemar snockling dan diving pasti tahu pulau Gili Labak, masih alami,” kata suami Nia Kurnia.

Wisata Pantai Sembilan yang terletak di Pulau Giligenting, diakui politisi muda PDI Perjuangan tersebut, juga tengah menjadi destinasi wisata primadona.

“Pantai Sembilan ini sangat indah, hamparan pasirnya, wahana yang ada cukup lengkap, termasuk penginapannya sudah representatif. Termasuk ada juga pantai wisata Slopeng dan Lombang,” urainya.

Dengan melimpahnya destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten ujung timur pulau Garam, lanjut Bupati Fauzi, tidak salah jika Sumenep disebut the soul of Madura.

Untuk itu pihaknya mengajak seluruh pihak termasuk para ulama di Madura untuk andil memajukan dunia pariwisara di pulau Madura, dengan tetap berpegang teguh terhadap kearifan lokal.

“Branding kami, Sumenep the soul of Madura, jika pak Menteri sudah sampai di Sumenep artinya sudah melalui tiga Kabupaten lain di Madura ini,” tandasnya. (*)

FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.