Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BirokrasiPemerintahan

Khofifah Salurkan Bantuan UMKM hingga Nelayan saat Kunjungan ke Sumenep

×

Khofifah Salurkan Bantuan UMKM hingga Nelayan saat Kunjungan ke Sumenep

Sebarkan artikel ini
FOTO: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026). (Ist/wartazone.com)
FOTO: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026). (Ist/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membawa sejumlah program bantuan dan pelayanan publik bagi masyarakat saat melakukan kunjungan kerja di kawasan Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).

Program tersebut menyentuh berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan sosial. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, serta nelayan.

Gubernur Khofifah mengatakan, rangkaian kegiatan itu merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Pembangunan tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga kesehatan dan pendidikan. Ketiganya perlu berjalan bersama agar kualitas hidup masyarakat semakin baik,” ujarnya.

Di bidang kesehatan, kegiatan tersebut menyediakan khitanan massal dengan kuota hingga 200 anak. Jumlah itu disiapkan untuk mengakomodasi lebih dari 175 anak yang telah terdaftar, sekaligus mengantisipasi penambahan peserta.

Masyarakat juga memperoleh layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk pemeriksaan kesehatan mulut dan gigi. Pelayanan ini melibatkan tenaga medis dari Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair).

Khofifah mengapresiasi keterlibatan para dokter dari sejumlah daerah yang turut memberikan pelayanan kepada masyarakat Sumenep.

Ia menilai dukungan tenaga medis tersebut membantu memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, terutama pemeriksaan gigi dan mulut.

“Terima kasih kepada IKA Unair yang telah mendukung pelayanan ini. Dokter gigi yang terlibat cukup banyak, ada yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, dan Sumenep,” katanya.

Bantuan Produktif untuk Pelaku Usaha dan Nelayan
Di sektor ekonomi, Pemprov Jatim menyalurkan zakat produktif kepada pelaku UMKM yang berjualan di kawasan Pantai Slopeng. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Dukungan juga diberikan kepada sektor pertanian melalui penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk gabungan kelompok tani (gapoktan). Sementara bagi nelayan, pemerintah menyalurkan bantuan alat tangkap untuk menunjang kegiatan perikanan.

Menurut Khofifah, pemberian bantuan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan karakteristik setiap daerah. Dengan begitu, bantuan yang disalurkan diharapkan lebih tepat sasaran.

“Bantuan disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. Kebutuhan setiap wilayah tentu tidak selalu sama, sehingga jenis bantuan yang diberikan juga bisa berbeda,” ungkapnya.

Selain sektor produktif, Pemprov Jatim turut menghadirkan program perlindungan sosial berupa bantuan bagi penyandang disabilitas berat dan program PKH Plus bagi warga lanjut usia berusia di atas 70 tahun.

Kenalkan Literasi dan Potensi Maritim kepada Anak
Kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan layanan literasi melalui mobil perpustakaan keliling yang diperuntukkan bagi anak-anak.

Khofifah berharap fasilitas itu dapat meningkatkan minat baca sekaligus mengenalkan kekayaan alam dan potensi maritim Indonesia kepada generasi muda.

Menurutnya, kawasan pesisir seperti Pantai Slopeng memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, terutama untuk menumbuhkan pemahaman anak-anak tentang kehidupan masyarakat pesisir dan sektor kelautan.

Ia juga menekankan pentingnya mengenalkan potensi maritim sejak dini, sejalan dengan dukungan pemerintah terhadap aktivitas nelayan melalui bantuan alat tangkap.

Melalui rangkaian program tersebut, Pemprov Jatim berupaya menghadirkan pelayanan yang mencakup kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Sumenep. ***