Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Seruan Damai Said Abdullah: “NU Harus Kembali Jadi Teladan Kerukunan, Bukan Arena Pertikaian”

×

Seruan Damai Said Abdullah: “NU Harus Kembali Jadi Teladan Kerukunan, Bukan Arena Pertikaian”

Sebarkan artikel ini
FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, MH Said Abdullah. (Ist/wartazone.com)
FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, MH Said Abdullah. (Ist/wartazone.com)
Example 468x60

JAKARTA, (WARTA ZONE) – Suara ajakan untuk meredakan ketegangan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus menguat dari berbagai pihak. Salah satu yang menyuarakan keprihatinan mendalam adalah Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Said Abdullah, yang menilai polemik internal tersebut telah keluar dari karakter NU sebagai organisasi Islam yang menjunjung akhlak dan keteladanan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Minggu (30/11), Said menyampaikan bahwa dinamika internal yang berujung pada pemberhentian KH. Yahya Cholil Staquf dari jabatan Ketua Umum PBNU dan Saifullah Yusuf dari posisi Sekretaris Jenderal, telah menjadi perhatian luas. Situasi itu, menurutnya, justru berpotensi mengikis wibawa para ulama.

Example 300x600

“Saya begitu masgul mendengar kabar para masayih dan kiai yang duduk di PBNU berkonflik,” ujarnya.

Said memandang bahwa saling pecat antarpengurus, yang kemudian tersorot publik, bukanlah cerminan tradisi dan nilai akhlakul karimah yang selama ini melekat pada NU. Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat seharusnya dikelola secara bijak dan tertutup, mengingat besar pengaruh organisasi terhadap kehidupan umat.

“Konflik itu kini menjadi berita terbuka di mana-mana, disertai saling pecat-memecat,” tambahnya.

Lebih jauh, isu pengelolaan tambang yang disebut sebagai pemicu perselisihan juga disorotnya. Said menilai isu duniawi seperti itu tidak layak menjadi alasan terganggunya harmoni antarkiai.

“Lebih sedih lagi, perkara duniawi seperti pengelolaan tambang menjadi pemicu konflik,” tegasnya.

Ia pun mendorong seluruh jajaran PBNU membuka ruang dialog dan rekonsiliasi. Peran para kiai sepuh, musytasar, dan para tokoh yang memiliki otoritas moral dinilai penting untuk menengahi situasi.

“Saya memohon para masayih dan kiai di PBNU untuk kembali menempuh jalan islah,” tuturnya.

Said mengingatkan bahwa NU bersama Muhammadiyah adalah dua kekuatan besar yang memiliki kontribusi signifikan terhadap pembangunan bangsa. Karena itu, energi organisasi seharusnya difokuskan pada pelayanan umat, bukan tergerus oleh konflik berkepanjangan.

“Energi PBNU seharusnya kembali dicurahkan untuk pelayanan umat, bukan konflik yang berujung zero sum game,” katanya.

Menutup pernyataannya, Said mengajak seluruh pihak termasuk para pendukung masing-masing kubu untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana, terutama di ruang publik maupun media sosial. Ia tetap yakin bahwa para ulama mampu menemukan titik temu.

“Saya yakin, dengan keluasan hati para ulama, islah dapat ditempuh,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasional

Kepedulian terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim mahasiswa UTM menciptakan VACSAFE, perangkat pendingin makanan yang dirancang untuk membantu mengendalikan suhu pangan setelah proses memasak hingga sebelum makanan didistribusikan.