Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NasionalParlemen

Tanggap Darurat Meluas, Said Abdullah Desak Pemerintah Kerahkan Mobilisasi Nasional

×

Tanggap Darurat Meluas, Said Abdullah Desak Pemerintah Kerahkan Mobilisasi Nasional

Sebarkan artikel ini
FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR MH. Said Abdullah. (dok. foto saidabdullah.co)
FOTO: Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR MH. Said Abdullah. (dok. foto saidabdullah.co)
Example 468x60

JAKARTA, (WARTA ZONE) — Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menilai bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah provinsi di Sumatera telah mencapai fase kritis sehingga membutuhkan mobilisasi nasional. Ia menyebut pemerintah harus segera mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara untuk mempercepat penyelamatan korban dan pemulihan wilayah.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 3 Desember 2025 yang mencatat 753 korban meninggal dunia, 650 warga hilang, 2.600 orang luka-luka, dan lebih dari 576 ribu warga mengungsi. Said menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi tersebut.

Example 300x600

“Ini bukan bencana biasa. Skalanya sangat besar dan kita perlu berduka sebagai bangsa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (3/12/2025).

Said menegaskan, pemerintah harus mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk menjangkau wilayah terdampak. Ia menyoroti adanya dana on call APBN 2025 sebesar Rp4 triliun yang bisa segera dioptimalkan untuk kebutuhan tanggap darurat dan pemulihan awal.

“Kebutuhan di lapangan sangat mendesak. Jangan sampai ada warga yang kesulitan akses makanan, obat-obatan, dan layanan dasar lainnya,” tegas legislator dari Dapil Madura tersebut.

Said juga menyinggung laporan mengenai sebagian warga yang terpaksa mengambil barang kebutuhan dari pertokoan maupun gudang Bulog. Menurutnya, tindakan tersebut menggambarkan situasi darurat akibat keterlambatan distribusi bantuan.

“Itu bentuk keputusasaan. Mereka tidak akan melakukan itu jika bantuan datang tepat waktu,” katanya.

Karena itu, ia meminta pemerintah memperbaiki koordinasi antarinstansi dan memastikan seluruh jenjang pemerintahan terlibat dalam proses penyaluran bantuan.

Tidak hanya fokus pada logistik, Said menekankan pentingnya menyediakan tempat pengungsian yang layak, fasilitas MCK, pakaian, selimut, hingga pelayanan pemulihan psikologis bagi anak-anak terdampak.

Selain itu, ia mendesak pemerintah memperluas operasi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan warga yang masih hilang.

Untuk tahap pemulihan jangka panjang, Said menilai diperlukan perencanaan multiyears yang memanfaatkan APBN 2026. Ia menyebut kerusakan fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, jalan, jembatan, dan tempat ibadah membutuhkan pendanaan besar serta proses rekonstruksi bertahap.

“Setelah masa tanggap darurat, fokus utama negara adalah memulihkan layanan publik dan membangun kembali fasilitas yang hancur,” ujar Said. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasional

Kepedulian terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim mahasiswa UTM menciptakan VACSAFE, perangkat pendingin makanan yang dirancang untuk membantu mengendalikan suhu pangan setelah proses memasak hingga sebelum makanan didistribusikan.