SUMENEP, (WARTA ZONE) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dapur pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah menerima sejumlah keluhan masyarakat terkait kualitas makanan yang disajikan.
Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, mengatakan pihaknya prihatin atas berbagai laporan warga yang beredar di media sosial mengenai kondisi makanan yang dinilai tidak layak konsumsi.
“Sejak program ini berjalan, ada laporan masyarakat terkait menu yang berbau, basi, bahkan tidak sesuai dengan standar yang seharusnya. Ini tentu menjadi perhatian kami,” terangnya. Senin (16 Maret 2206).
H. Zainal menegaskan DPRD akan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat tersebut. Sidak direncanakan dilakukan setelah masa reses dan perayaan Idulfitri.
Menurutnya, kegiatan pengawasan akan melibatkan beberapa komisi di DPRD. Komisi IV akan menyoroti aspek gizi dan kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat, sementara Komisi III akan memeriksa kelengkapan infrastruktur pendukung di dapur MBG, termasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
“Kami ingin memastikan setiap dapur MBG menjalankan program ini sesuai standar, baik dari sisi kualitas makanan maupun fasilitas pendukungnya,” katanya.
DPRD juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan jika menemukan persoalan dalam pelaksanaan program MBG di lapangan.
Selain rencana sidak, pimpinan DPRD juga memberikan peringatan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mitra pelaksana agar menjalankan program tersebut secara profesional dan transparan.
“Program ini harus benar-benar memberikan makanan bergizi sesuai dengan tujuan awalnya. Jangan sampai ada makanan yang tidak layak konsumsi diberikan kepada penerima manfaat,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG Sumenep, Moh. Kholilurrahman Hidayatullah, menyampaikan bahwa distribusi MBG sempat dihentikan sementara selama libur Idulfitri dan kembali berjalan mulai Selasa (31/3).
“Program MBG kembali berjalan seperti biasa dengan menu basah seperti sebelum Ramadan,” ujarnya.
DPRD berharap pengawasan yang dilakukan dapat memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan, yakni menyediakan makanan bergizi yang layak dan bermanfaat bagi masyarakat penerima program di Kabupaten Sumenep. (*)


Comment