SUMENEP, (WARTA ZONE) — Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan media gathering dalam rangka peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) 2026. Acara yang berlangsung di kantor KI Sumenep ini dihadiri para ketua asosiasi media serta jurnalis dari berbagai organisasi pers di Kabupaten Sumenep.
Ketua KI Sumenep, Ahmad Rifa’i, menyampaikan pentingnya keterbukaan informasi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban formal, tetapi menjadi kebutuhan dalam membangun kepercayaan publik. Peran media sangat strategis sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Ahmad Rifa’i dalam sambutannya.
Ia juga menekankan bahwa momentum HAKIN harus dimaknai sebagai penguatan komitmen seluruh badan publik dalam menyediakan informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kolaborasi antara Komisi Informasi dan media menjadi kunci dalam mengawal implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik di daerah.
“Kami berharap media tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga mitra kritis yang ikut mengawasi jalannya keterbukaan informasi di Sumenep,” tambah mantan jurnalis ini.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis. Para ketua asosiasi media dan jurnalis yang hadir turut menyampaikan pandangan serta masukan terkait tantangan keterbukaan informasi di lapangan.
Forum diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan informasi publik, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara KI Sumenep dengan komunitas pers.
Dengan terselenggaranya media gathering ini, KI Sumenep berharap semangat keterbukaan informasi semakin menguat, sejalan dengan upaya menciptakan pemerintahan yang lebih terbuka dan partisipatif di Kabupaten Sumenep. (*)


Comment