Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
PemerintahanWisata

Bupati Sumenep Benahi Kawasan Wisata, Pelayanan dan Keamanan Jadi Prioritas

×

Bupati Sumenep Benahi Kawasan Wisata, Pelayanan dan Keamanan Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Ist/wartazone.com)
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Ist/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat upaya pembenahan sektor pariwisata dengan menitikberatkan pada peningkatan fasilitas dan kenyamanan pengunjung di sejumlah destinasi wisata.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menilai kualitas pengelolaan kawasan wisata menjadi faktor penting untuk menjaga minat wisatawan, terutama di tengah persaingan sektor pariwisata yang semakin berkembang.

Menurutnya, potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Sumenep perlu dibarengi dengan pelayanan yang baik agar mampu memberikan kesan positif bagi pengunjung.

“Wisatawan tentu berharap mendapatkan kenyamanan ketika berkunjung. Karena itu, pengelolaan kawasan wisata harus terus diperbaiki, mulai dari fasilitas umum hingga kebersihan lingkungan,” kata Bupati Fauzi.

Ia mengatakan, Sumenep memiliki berbagai potensi wisata, baik wisata alam, budaya, maupun religi yang tersebar di sejumlah daerah. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara maksimal dan berkelanjutan.

Untuk mendukung hal itu, pemerintah daerah meminta pengelola objek wisata lebih serius memperhatikan kondisi sarana penunjang, keamanan kawasan, serta kebersihan area wisata.

Selain pembenahan fasilitas, Pemkab Sumenep juga mendorong pengawasan rutin terhadap destinasi wisata melalui pengecekan lapangan secara berkala oleh instansi terkait.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pelayanan kepada wisatawan tetap berjalan optimal dan fasilitas yang tersedia tetap terawat.

“Objek wisata yang tertata baik akan memberikan pengalaman positif bagi pengunjung dan mendorong mereka untuk kembali datang,” katanya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini menambahkan, sektor pariwisata memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan warga yang berada di sekitar kawasan wisata.

Karena itu, pengembangan pariwisata diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan pengelola dan masyarakat agar potensi wisata daerah dapat berkembang lebih maksimal.

“Ketika sektor wisata berkembang, maka peluang usaha masyarakat juga ikut tumbuh. Ini yang harus dijaga bersama agar pariwisata benar-benar memberi manfaat ekonomi,” pungkasnya. (*)

FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar. (Panji Agira/wartazone.com)
Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan. Upaya tersebut kembali ditegaskan dalam momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang berlangsung di Bandara Trunojoyo Sumenep, Kamis (17/9/2026).