Bondowoso Target Pertahankan Predikat KLA Nindya, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

0 Komentar
Reporter : Slamet Wahyudi
FOTO: Dinsos P3AKB Bondowoso saat menggelar rapat koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD), evaluasi mandiri Kabupaten Layak Anak.

FOTO: Dinsos P3AKB Bondowoso saat menggelar rapat koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD), evaluasi mandiri Kabupaten Layak Anak.

BONDOWOSO, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) menegaskan komitmennya untuk mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) yang saat ini berada pada kategori Nindya dengan skor 769.

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, Moh. Imron, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak dalam upaya pemenuhan dan perlindungan hak anak di daerah.

“KLA kita terakhir berada di level Nindya dengan skor 769. Ini minimal harus kita pertahankan, jangan sampai turun pada evaluasi berikutnya,” kata Imron.

Menurutnya, mempertahankan bahkan meningkatkan capaian KLA tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu instansi saja. Diperlukan sinergi lintas sektor yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dunia usaha, media, hingga keluarga.

Ia menambahkan, penguatan koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD), peningkatan kualitas data dukung, serta konsistensi pelaksanaan program yang berpihak pada anak menjadi langkah strategis dalam menghadapi evaluasi KLA ke depan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos P3AKB Bondowoso, Hafidatul Laily, menyoroti pentingnya kesiapan teknis dalam proses evaluasi, khususnya terkait kelengkapan data dan pemenuhan indikator penilaian.

Menurutnya, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti sinkronisasi data antar perangkat daerah, pemahaman indikator yang belum merata, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat dalam implementasi program KLA.

“Ke depan kami akan lebih fokus pada penguatan data yang valid dan terintegrasi, serta memastikan setiap indikator KLA terpenuhi sesuai pedoman. Pendampingan dan koordinasi lintas sektor juga akan terus kami intensifkan,” ujarnya.

Hafidatul juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh pihak hingga tingkat kecamatan dan desa dalam mendukung pelaksanaan program Kabupaten Layak Anak.

Dengan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Bondowoso optimistis capaian predikat Kabupaten Layak Anak kategori Nindya dapat terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada evaluasi mendatang. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment