Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Ratusan Mahasiswa Demo di Bundaran DPRD Jember, Tolak 3 Periode Kepemimpinan Jokowi

×

Ratusan Mahasiswa Demo di Bundaran DPRD Jember, Tolak 3 Periode Kepemimpinan Jokowi

Sebarkan artikel ini
Ratusan Mahasiswa Demo di Bundaran DPRD Jember, Tolak 3 Periode Kepemimpinan Jokowi
Foto: Ratusan mahasiswa saat menggelar unras di depan bundaran DPRD Jember, Selasa (12/4/2022).
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Sebanyak kurang lebih 600 mahasiswa di Kabupaten Jember, menggelar unjuk rasa (Unras) di bundaran DPRD Jember.

Massa aksi tersebut, diikuti oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang berasal dari seluruh Universitas ataupun Perguruan Tinggi Negri/ Swasta di Kabupaten Jember, Selasa (12/4/2022).

Example 300x600

Dari pantauan di lapangan, ratusan mahasiswa itu mengenakan almamater kampus masing-masing. Diantaranya dari Poltek Negeri Jember, UIN KHAS Jember, Mandala Jember, Unmuh Jember, Unej, Stikes.

Mengawali demo tersebut, ratusan mahasiswa berkumpul depan Double Way Unej, Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, mulai pukul 13.00 WIB.

Kemudian melakukan aksi long march menuju depan bundaran DPRD Jember, sekitar pukul 14.00 WIB.

Massa aksi tersebut juga membawa dan membentangkan beragam poster.

Sesampainya di bundaran DPRD Jember, massa aksi secara bergantian menyampaikan orasinya.

Dalam aksinya, ratusan mahasiwa itu membawa sejumlah tuntutan. Pertama soal penolakan wacana penundaan pemilu dan rencana 3 periode Presiden RI Joko Widodo, soal kenaikan PPN, dan polemik minyak goreng.

“Apa yang sudah menjadi keresahan masyarakat, menjadi keresahan kami juga. Hidup rakyat Indonesia, Hidup mahasiswa. Bagaimana adanya ketidakadilan terhadap rakyat dikondisi mencekik saat ini,” ucap salah seorang massa aksi yang berorasi dari atas mobil komando, M. Yayan.

Ratusan mahasiswa menuntut dan mendorong ketua DPRD Jember dan Perwakilan Parpol dalam komisi untuk menandatangani pakta integritas.

“Kami mendesak agar Ketua DPR RI serta Presiden secara tegas menolak penundaan pemilu 2024,” kata Yayan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan disela aksi unras di depan bundaran DPRD.

Tuntutan kedua, lanjut Yayan, juga menuntut DPRD Kabupaten Jember mendesak DPR RI dan MPR RI supaya tidak mengamandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

“Kemudian yang ketiga, kami juga mendorong DPRD Kabupaten Jember agar mendesak presiden. Untuk segera menyelesaikan
persoalan tingginya harga minyak goreng dan meminta Presiden untuk me-reshuffle
menteri perdagangan,” ungkapnya.

“Keempat, kami juga meminta pemerintah untuk mencabut ketetapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen,” imbuhnya.

Dalam aksi unras itu, tampak anggota polisi dari Mapolres Jember bersiaga di lokasi aksi.

Saat dikonfirmasi terpisah, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo, ada 340 personel yang dikerahkan untuk menjaga keamanan.

“Pengamanan itu gabungan antara polisi, TNI, Satpol-PP dan Dishub, total 340 personel. Untuk polres 240, sisanya kurang lebih 100 personel,” ujarnya.

Hery menjelaskan, untuk sistem pengamanan yang diterapkan persuasif humanis, serta dipastikan bahwa pengunjuk rasa tidak membawa sajam dan senjata api.

“Dengan pola pengamanan Dalmas di depan, dan kawat Barrier yang kami terpasang di sekeliling bangunan Gedung DPRD Jember,” tandasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasional

Kepedulian terhadap keamanan pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengembangkan inovasi teknologi tepat guna.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), tim mahasiswa UTM menciptakan VACSAFE, perangkat pendingin makanan yang dirancang untuk membantu mengendalikan suhu pangan setelah proses memasak hingga sebelum makanan didistribusikan.