Mimpi Sumenep Tingkatkan Ekonomi Warga Lewat Pariwisata, Legislator Sarankan Bentuk Ekowisata

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
Mimpi Sumenep Tingkatkan Ekonomi Warga Lewat Pariwisata, Legislator Sarankan Bentuk Ekowisata.

Foto: Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Akis Jasuli. (Humas Protokol dan Publikasi DPRD Sumenep/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pascapandemi Covid-19 melanda penjuru dunia, Indonesia khususnya Kabupaten Sumenep tengah berupaya membangkitkan ekonomi warganya lewat sektor pariwisata.

Pemkab Sumenep melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudporapar) setempat disarankan segera mengembangkan ekowisata.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep, Akis Jasuli mengungkapkan, ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan.

“Ekowisata ini lebih fokus pada aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial, budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan,” sebutnya. Rabu, 13 Juli 2022.

Di samping itu, kata politisi Partai Nasdem ini, dengan mengembangkan ekowisata dapat mengurangi dampak negatif pada lingkungan dan budaya.

Akis mencontohkan, ekonomi masyarakat desa juga akan tampak jelas. Sebab masyarakat juga bisa mengembangkan ekonomi kreatif seperti kegiatan usaha makanan dan cenderamata, serta penginapan dan jasa lainnya.

Baca Juga:  Dihadapan Menparekraf Sandi Uno, Bupati Fauzi Paparkan Kekayaan Wisata Sumenep

Dengan adanya ekowisata, diyakini perekonomian di Kabupaten Sumenep akan meningkat. Baik dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Untuk mengembangkan ekowisata, bisa mencontoh desa-desa di Sumenep yang telah sukses mengembangkan wisata desa Gili Labak, dan desa keris Aeng Tong-tong,” kata politisi muda asal Kepulauan Talango ini.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, Akis menyarankan agar Pemkab Sumenep melalui Disbudporapar bisa menggerakkan pemuda dan Kepala Desa (Kades) agar memanfaatkan potensi desa mereka menjadi ekowisata.

Baca Juga:  Satnarkoba Polres Sampang Tangkap Sopir Anggota DPRD Sumenep Saat Transaksi Sabu

“Minimalnya Disbudporapar melakukan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat terutama pemuda desa,” pungkasnya.

Teranyar, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menerima penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI dalam perhelatan Desa Wisata 2022. Kamis (23/06/2022) lalu.

Penghargaan diberikan atas dedikasi dan komitmen dalam mendukung program pengembangan desa wisata 2022.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi menjadikan penghargaan itu sebagai motivasi bagi dirinya dan jajaran pemerintah daerah agar tidak berhenti bergerak, khususnya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata desa.

“Penghargaan ini untuk masyarakat Kabupaten Sumenep, semoga bisa memicu semangat bagi para pelaku pariwisata di desa, supaya terus berkreasi dan berinovasi demi membangun daerah,” kata Bupati seusai menerima penghargaan, di Jakarta.

Baca Juga:  Menparekraf Sandiaga Uno Hadir di Sumenep, Ajak Ulama Madura Kembangkan Pariwisata Ekonomi Kreatif

Politisi muda PDI Perjuangan ini berkomitmen untuk mengajak setiap desa mengembangkan potensi wisata yang dimiliki. Karena lewat sektor pariwisata akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami (Pemkab Sumenep) terus mendukung desa lainnya bisa mengangkat potensinya sesuai karakteristik alam, budaya, dan masyarakat,” tuturnya.

Suami Nia Kurnia ini berharap kepala desa dan masyarakat agar bersama-sama melakukan kreasi dan inovasi untuk membangun desa melalui wisata desa, karena pemerintah daerah jelas mendukung supaya setiap desa mengangkat potensinya.

Menurutnya, program desa wisata perlu dukungan penuh dari masyarakat untuk bersama-sama terlibat mengembangkan potensinya, sehingga berdampak pada perputaran ekonomi di wilayahnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment