Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Birokrasi

Sentil OPD Tak Ikut Meriahkan Paintball Wargame, Bupati Sumenep: tidak ikut karena alasan tidak punya uang, saya bayarin!

×

Sentil OPD Tak Ikut Meriahkan Paintball Wargame, Bupati Sumenep: tidak ikut karena alasan tidak punya uang, saya bayarin!

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka Paintball Wargame yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sumenep. Sabtu (21 Oktober 2023).

SUMENEP, (WARTA ZONE) – “kalau ada OPD atau BUMD yang tidak ikut karena alasan tidak punya uang, saya yang bayarin!”.

Begitu kira-kira kalimat sindiran Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo yang ditujukan kepada sejumlah OPD dan BUMD yang tidak ambil bagian dalam suksesnya pelaksanaan Paintball Wargame tahun 2023.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka Paintball Wargame yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Sumenep, Sabtu (21 Oktober 2023), di Gor A. Yani Panglegur.

Menurut Bupati Cak Fauzi, sapaan akrab H. Achmad Fauzi Wongsojudo, Paintball Wargame merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membangun kebersamaan.

Lewat permainan ini, kata Bupati, menjadi sarana menghibur diri di tengah padatnya aktivitas pemerintahan, oleh karenanya harus diikuti seluruh OPD dan BUMD, termasuk kecamatan.

“Kegiatan ini untuk membangun kebersamaan, itu yang menjadi alasan kami memasukan Paintball Wargame dalam kalender even tahun 2023,” terangnya.

Ke depan, pihaknya berharap agar rangkaian kalender event yang dilaksanakan oleh komunitas atau paguyuban dapat diikuti oleh seluruh OPD, seperti kegiatan Paintball Wargame hari ini.

“Ini kan kegiatan internal, jadi seluruh OPD termasuk BUMD harus lebih responsif untuk mengikuti, kalau ada OPD yang tidak ikut karena alasan tidak punya uang, saya yang bayarin, jangankan cuma Rp 500 ribu, Rp 15 juta pun saya yang bayarin!,” tegasnya.

Paintball Wargame merupakan satu-satunya kegiatan internal di kalender event tahun 2023, sehingga komunikasi yang intensif perlu terus dibangun.

“Cuma 1 kali saja setiap tahun, semoga ke depan lebih baik lagi, ini untuk membangun kebersamaan satu sama lain,” tegasnya.

Politisi muda PDI Perjuangan ini juga menambahkan, hampir seluruh kegiatan kalender even tahun 2023, dilaksanakan oleh kelompok dan komunitas masyarakat, termasuk kegiatan Paintball Wargame tersebut.

Kedudukan Pemerintah daerah sendiri, lanjut Bupati, sebagai koordinator untuk mengkoordiner seluruh aspirasi paguyuban, kemudian diseleksi dan dimasukkan dalam rangkaian kalender event tahun 2023.

“Anggarannya pun stimulan, tidak ditanggung sepenuhnya oleh Pemda,” imbuhnya.

Untuk diketahui, sebagai pembuka, pertandingan eksibisi tim dari PWI melawan Bupati Sumenep, pertandingan pemanasan itu dimenangkan tim Bupati bersama jajaran Forkopimda.

Keseruan semakin terlihat saat lima orang utusan dari masing-masing OPD dan BUMD yang berjumlah 20 tim, secara bergantian menunjukkan skill menembaknya di arena permainan.

Pemenang Paintball Wargame tahun 2023, rangkaian hari jadi kabupaten Sumenep ke 754, juara I tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), juara 2 tim Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), dan peraih juara 3 tim utusan Bank BPRS Bhakti Sumekar, sementara juara favorit diraih tim Disbudporapar Sumenep. (*)

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.