Ribuan Buruh di Jatim Gelar Aksi Tuntut Kenaikan Upah, Polda Jatim Terjunkan 3200 Personil Gabungan

0 Komentar
Reporter : Muhammad Arkha
Foto: Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

Foto: Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko.

SURABAYA, (WARTA ZONE) – Sebanyak 3200 personil gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP disiapkan untuk mengawal jalannya aksi demonstrasi buruh. Kamis (25/11/2021) di Surabaya, dalam menyikapi kenaikan UMP.

Aksi tersebut rencananya akan diikuti oleh ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur, diantaranya dari Sidoarjo, Gersik, Malang, Pasuruan, Jember dan Surabaya.

Para buruh yang bergabung dari berbagai organisasi tersebut dijadwalkan berkumpul di frontage road Jalan Ahmad Yani.

Personil gabungan akan disiagakan di pintu masuk Surabaya, kawasan Industri, exit Tol dan titik-titik kumpul masa aksi, dalam rangka pengawalan dan pengamanan, agar aksi unjuk rasa tersebut dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

Baca Juga:  Bobol Uang Nasabah Bank, Dua Warga Asing Ditangkap Polres Pasuruan

Selain itu, petugas kepolisian juga akan melakukan rekayasa lalulintas agar tidak mengganggu aktivitas warga Surabaya. Namun warga Surabaya juga diimbau untuk sementara menghindari jalan Gubernur Suryo, atau Gedung negara grahadi, karena petugas akan melakukan penutupan jalan pada lokasi demo tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya hal hal yang tidak di inginkan dari elemen lain, selain buruh. Petugas juga telah membentuk tim khusus untuk memisahkan dan berkoordinasi dengan koordinator aksi serta melakukan pengamanan pada obyek vital juga melaksanakan patroli ke lokasi perusahaan.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Dapat Penghargaan Lencana Jer Basuki Mawa Beya

“Kami menyiapkan tim khusus yang memantau kelompok – kelompok di luar buruh yang akan berdemo, nantinya kita akan pisahkan, dengan melakukan koordinasi dengan korlapnya dan pengamanan obyek vital serta patroli ke perusahaan,” tandasnya.

Kombes Gatot juga mengimbau kepada peserta demo untuk melaksanakan kegiatannya dengan tertib dan tidak melakukan kegiatan yang dapat merugikan masyarakat, khususnya warga Surabaya.

“Kita berharap demo yang dilakukan oleh para buruh ini bisa berjalan dengan aman dan tertib. Selain itu diharapkan peserta demo juga tidak melakukan kegiatan yang dapat merugikan masyarakat Surabaya dalam beraktivitas,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment