Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahEkonomi

UMKM Sumenep Dapat Dukungan Achmad Fauzi dengan Hiburan Musik Papa Regan

×

UMKM Sumenep Dapat Dukungan Achmad Fauzi dengan Hiburan Musik Papa Regan

Sebarkan artikel ini
FOTO: Calon Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat berbincang bersama pelaku UMKM di area Tajamara.
FOTO: Calon Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat berbincang bersama pelaku UMKM di area Tajamara.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Kepedulian Achmad Fauzi Wongsojudo terhadap pelaku UMKM tidak hanya terbukti saat ia aktif menjabat sebagai Bupati Sumenep namun terus berlanjut saat cuti lantaran ikut kontestasi Pilkada 2024 sebagai calon Bupati Sumenep periode 2024-2029.

Buktinya, melalui orang orang kepercayaannya, Achmad Fauzi Wongsojudo mengakomodir keinginan para pelaku UMKM agar di Tajamara juga diberikan hiburan musik sebagai pendukung untuk menarik perhatian pengunjung.

Example 300x600

Keinginan tersebut langsung diamini oleh Achmad Fauzi Wongsojudo dengan menggandeng musik Akustik ‘Papa Regan’ yang akan tampil 3 kali dalam sepekan. Termasuk yang akan tampil malam ini, Jumat (04/10/2024).

Papa Regan merupakan Group Musik yang berasal dari Cafe Classic, kedai kopi yang menyajikan espresso yang dibuat menggunakan alat kopi ciptaan sendiri yang dinamakan Pumpresso.

Group musik Papa Regan ini dinahkodai oleh Ayong Krisnandi dan cukup menghibur para pengunjung Tajamara karena vocalisnya cukup aktif mengajak para pengunjung untuk ikut bernyanyi bersama.

Terobosan baru tersebut juga mendapat support dari DLH Sumenep dan Diskop UKM dan Perindag Sumenep.

Berkenan dengan itu, Pengamat Ekonomi Sumenep, Farid Hasan (30) yang merupakan warga Perum Bumi Sumekar mengapresiasi perhatian dan kepedulian Achmad Fauzi Wongsojudo dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Jika permintaan para pelaku UMKM selalu diakomodir itu menunjukan betapa pedulinya beliau terhadap masyarakat kecil. Dua jempol untuk Bapak Achmad Fauzi Wongsojudo,” kata Farid Hasan yang juga berprofesi sebagai salah konsultan perumahan ini.

Menurutnya, jiwa seorang pemimpin memang harus mendengar keluh kesah rakyatnya, baik saat masih menjabat ataupun telah cuti.

“Bapak Achmad Fauzi kan saat ini sedang cuti namun masih saja memikirkan UMKM agar terus tumbuh dan berkembang. Ini yang patut kita apresiasi dan patut kita banggakan,” ungkap Farid.

Terkait diadakannya 3 kali hiburan panggung kreativitas anak anak muda dalam sepekan, Farid Hasan menyebut bahwa konsep itu dinilai efektif untuk meningkatkan minat pengunjung.

“Bapak Fauzi ini sangat memahami bahwa UMKM adalah ujung tombak ekonomi daerah. Ketika UMKM di suatu kawasan tumbuh maka berefek pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tukasnya.

Tajamara, yang kini menjadi pusat aktivitas UMKM tidak hanya diberi kebebasan untuk berjualan, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung, seperti acara-acara dan pertunjukan yang mampu menarik pengunjung.

Kebijakan, perhatian dan kebaikan yang telah diberikan Achmad Fauzi Wongsojudo selama ini tentu terus membekas di hati rakyatnya.

“Kebijakan dan kebaikan beliau tentu akan membekas di hati masyarakat Kabupaten Sumenep, khususnya para pelaku UMKM yang sudah menobatkannya sebagai Bapak Pelindung UMKM Sumenep,” tandas Farid. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.