RSUD Moh Anwar Sumenep Gandeng Sejumlah Lembaga untuk Tingkatkan Pelayanan JKN

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
BERSINERGI: Manajemen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

BERSINERGI: Manajemen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

SUMENEP, (WARTA ZONE) – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Program JKN yang digelar di ruang pertemuan lantai III RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi sekaligus mengevaluasi pelayanan kesehatan yang selama ini diberikan kepada masyarakat.

Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Ombudsman RI, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Dinas Kesehatan, serta jajaran manajemen rumah sakit.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan, pelayanan kesehatan saat ini tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga harus mampu memberikan kenyamanan dan kepastian bagi masyarakat.

“Rumah sakit harus terus beradaptasi. Masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat, jelas, dan mudah diakses. Karena itu kami berupaya melakukan perbaikan secara berkelanjutan agar pelayanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai pembenahan terus dilakukan, mulai dari penguatan sistem pelayanan, peningkatan koordinasi antarunit, hingga mempercepat penanganan pengaduan masyarakat. Ia menilai setiap masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kritik maupun saran dari masyarakat kami pandang sebagai bahan pembelajaran. Dari sana kami dapat mengetahui aspek mana yang perlu diperkuat sehingga pelayanan dapat terus mengalami peningkatan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga meninjau sejumlah unit pelayanan rumah sakit untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan. Hasil pemantauan kemudian dibahas bersama dalam forum diskusi guna mencari solusi dan merumuskan langkah perbaikan yang dapat diterapkan.

dr. Erliyati menegaskan, sinergi antara rumah sakit dengan berbagai lembaga pengawas memiliki peran penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang transparan dan akuntabel.

“Tujuan utama dari seluruh proses evaluasi dan kolaborasi ini adalah memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami ingin setiap pasien mendapatkan pelayanan yang semakin baik, lebih cepat, dan lebih manusiawi,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment