Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
DaerahSosialWisata

BPRS Bhakti Sumekar Apresiasi Gerakan JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove

×

BPRS Bhakti Sumekar Apresiasi Gerakan JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove

Sebarkan artikel ini
FOTO: Sesi foto bersama usai penyerahan secara simbolis 1.500 bibit mangrove, yang digagas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, di kawasan Wisata Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat (28/8/2026).
FOTO: Sesi foto bersama usai penyerahan secara simbolis 1.500 bibit mangrove, yang digagas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep, di kawasan Wisata Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat (28/8/2026).

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Gerakan penanaman 1.500 pohon mangrove yang digagas Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep mendapat apresiasi dari BPRS Bhakti Sumekar. Kegiatan penghijauan pesisir tersebut dipusatkan di kawasan Wisata Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Direktur Kepatuhan BPRS Bhakti Sumekar, RB. Moh. Saleh Hadi Pradipta, menilai langkah JMSI Sumenep tersebut merupakan bentuk kepedulian positif insan media terhadap lingkungan.

Menurutnya, media tidak hanya memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga dapat ikut mendorong kepedulian publik terhadap persoalan sosial dan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan penanaman mangrove yang digagas JMSI Sumenep. Ini bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama menjaga keberlangsungan alam untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Hadi mengatakan, pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat dinilai penting agar gerakan penghijauan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan.

Ia berharap 1.500 mangrove yang ditanam tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mendapatkan perawatan secara konsisten hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi ekosistem pesisir.

“Kami tentu mendukung kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan 1.500 pohon mangrove ini terus dirawat dan dikembangkan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, Ketua JMSI Kabupaten Sumenep, Supanji, mengatakan, penanaman mangrove tersebut merupakan bagian dari kepedulian insan media terhadap kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir Sumenep.

Menurutnya, media dapat mengambil peran lebih luas dengan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga terlibat dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin JMSI tidak hanya hadir melalui pemberitaan, tetapi juga ikut mengambil peran dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Penanaman mangrove ini merupakan langkah kecil yang kami harapkan dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan pesisir Sumenep,” ujarnya.

Panji menegaskan, keberhasilan gerakan tersebut tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari keberlanjutan perawatannya.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan menjadi gerakan bersama untuk menjaga lingkungan Sumenep,” pungkasnya. (*)

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: Abd. Rahman, kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. (Ist/wartazone.com)
Pendidikan

Abd. Rahman, M.Pd. kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. Rahman ditetapkan sebagai ketua umum melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) KPP Sumenep. Mubes KPP Sumenep berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, di HK Resto, Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.