Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Puluhan Desa di Kabupaten Bondowoso Rawan Kekeringan, BPBD Suplai Air Bersih

×

Puluhan Desa di Kabupaten Bondowoso Rawan Kekeringan, BPBD Suplai Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Foto: BPBD Bondowoso saat menyuplai air bersih di salah satu Desa rawan kekeringan.
Example 468x60

BONDOWOSO, (WARTA ZONE) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso secara rutin menyuplai air bersih ke wilayah rentan kekeringan.

Dikatakan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Mahfud Junaedi bahwa pihaknya telah memetakan setidaknya ada 22 desa di kabupaten Bondowoso yang masuk wilayah rawan kekeringan.

Example 300x600

Dijelaskan bahwa beberapa titik rawan kekeringan tersebut sudah mendapatkan surat keputusan (SK) Bupati Bondowoso.

“Sudah dimulai bulan kemarin, untuk bulan ini ada 40 titik tersebar di 10 kecamatan,” ujarnya saat dikonfirmasi media, Rabu (2/7/2023).

Untuk air bersih layak minum yang akan didistribusikan, kata Mahfud, semuanya didapatkan melalui kerjasama dengan PDAM Bondowoso.

“Untuk volume dan banyaknya suplai air bersih, tergantung jumlah warga di titik tersebut,” tambahnya.

Untuk jumlah titik rawan kekeringan tersebut, setiap tahunnya dilakukan pendataan secara berkelanjutan agar bisa dilakukan upaya lain selain suplai air bersih. “Tidak hanya distribusi air bersih, kami juga upayakan membuat sumur bor,” tegasnya.

Mahfud menyebut sumur bor menjadi salah satu usulan pihaknya untuk titik-titik rawan kekeringan untuk diadakan sumur bor, yang semuanya pastinya disesuaikan kemampuan anggaran daerah.

“Tahun ini sudah kami buat satu sumur bor, tahun depan (2024) kami harap bisa lebih dari sekarang,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.