Cetak Kader Bangsa Berkualitas, Bappeda Sumenep Gelar FGD Implementasi Merdeka Belajar

0 Komentar
Reporter : Ajie Putra
Foto: Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah saat membuka FGD Membangun kemajuan dan inovasi daerah melalui program merdeka belajar kampus merdeka, di aula potre koneng Bappeda Sumenep, Selasa (07/12/2021).

Foto: Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah saat membuka FGD Membangun kemajuan dan inovasi daerah melalui program merdeka belajar kampus merdeka, di aula potre koneng Bappeda Sumenep, Selasa (07/12/2021).

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Kemajuan Kabupaten Sumenep masa kini dan di masa mendatang membutuhkan peran serta konstruktif dari semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, perguruan tinggi, kalangan swasta, dan kalangan media.

Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah saat membuka Focus Grup Discussion (FGD) dengan tema “Membangun kemajuan dan inovasi daerah melalui program merdeka belajar kampus merdeka” di aula potre koneng Bappeda Sumenep, Selasa (07/12/2021).

Menurutnya, agar hal tersebut berjalan maksimal, maka harus dilakukan secara integratif, kolaboratif dan berkelanjutan.

Perguruan tinggi dengan Tri Dharma Perguruan Tingginya, merupakan salah satu pilar penting kemajuan daerah.

Baca Juga:  Praktisi Hukum Muda Sumenep Pastikan Nilai Akhir 8 Bacalon Pilkades Bilis-bilis Tak Berubah

Dalam sejarah perjalanan bangsa ini, perguruan tinggi telah banyak menuliskan tinta emas sejarahnya, dengan mencetak generasi bangsa berkualitas.

“Generasi berkualitas, akan menjadi bahan bakar bagi kemajuan kabupaten sumenep di masa mendatang,” kata Wabup Nyai Eva sapaan akrab Dewi Khalifah.

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan sebuah inovasi baru dalam dunia pendidikan, yang sangat prospektif guna mencetak kader bangsa yang berkualitas dan mendorong kemajuan daerah.

Oleh karena itu, pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut bisa menyamakan persepsi, meningkatkan kolaborasi dan sinergi semua stakeholder khusunya OPD, BUMN/BUMD dan perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2021, Warnai Semarak Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-752

“Program ini diharapkan bisa memberi kontribusi nyata bagi peningkatan inovasi dan kemajuan Sumenep,” kata orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep menambahkan.

Termasuk, lanjut ketua Muslimat NU Sumenep ini, kegiatan tersebut diyakini dapat mendorong lahirnya inovasi-inovasi kampus di Kota Keris, sehingga akan memperkaya inovasi daerah.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Yayak Nurwahyudi menjelaskan, program merdeka belajar merupakan program yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Nantinya, kata Yayak, mahasiswa dan civitas akademika kampus tidak hanya berkutat dengan program magang semata tetapi juga bisa lebih eksis dalam mendukung program prioritas pembangunan.

Baca Juga:  Disdik Sumenep Wajibkan Guru Ikut Vaksinasi Sebelum PTM Digelar

“Seperti pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan ipm dan pemberdayaan masyarakat,” sebutnya.

Untuk diketahui, narasumber pada kegiatan tersebut yakni Rektor Universitas Wiraraja Dr. Sjaifurrahman, menyampaikan materi “Implementasi program merdeka belajar : peluang dan hambatannya.

Pemateri lain, Direktur Universitas Bahaudin Mudhary Madura Prof. Dr. Rahmad Hidayat, dengan materi “Meningkatkan inovasi daerah dengan program merdeka belajar”. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment