Pasien Positif Covid-19 Bertambah, RSUDMA Sumenep Khawatir Ruangan Overload

0 Komentar

Ilustrasi hasil tes swab Covid-19. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, (WARTA ZONE) — Warga terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus bertambah. Kumulatif per hari ini sebanyak 126 orang dinyatakan positif.

“Update peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep per tanggal 10 Juli 2020, total warga positif adalah 126 orang,” tulis Kadinkes Sumenep, Agus Mulyono dalam IG @dinkes_sumenep.

Bertambahnya pasien positif virus corona, membuat Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep khawatir akan ruang isolasi yang disediakan tidak cukup.

Sebab, hingga saat ini sudah tercatat sebanyak 32 orang pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat intensif di rumah sakit plat merah tersebut dari 19 ruang isolasi yang tersedia.

Baca Juga:  Sederet Manfaat RSUD Moh Anwar Sumenep Buka Wahana Praktek Mahasiswa Kedokteran

“Jadi setiap kamar itu bisa menampung satu sampai tiga pasien, sesuai dengan kondisi gawat darurat pasien,” kata Humas RSUDMA, Arman Endika Putra, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2020).

“Kalau berbicara ruangan cukup atau tidak, kita intinya sudah maksimal memberikan pelayanan,” imbuhnya.

Arman menjelaskan, kondisi masing-masing pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berbeda-beda. Apabila dibutuhkan perawatan intensif lebih, maka dalam satu ruangan hanya diisi satu pasien. “Kalau yang isi satu berarti pasien butuh perhatian khusus, misalnya harus diinfus,” terangnya.

Baca Juga:  Intip Hasil Supervisi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Dinyatakan Memenuhi dan Baik

Disinggung mengenai biaya perawatan untuk masing-masing pasien positif Covid-19, Arman tidak memberikan penjelasan rinci. Bahkan mengaku tidak ada biaya apapun. “No, tidak ada biaya perawatan apapun,” bebernya.

Arman hanya memastikan, pihaknya hanya menerima tugas untuk merawat pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di kabupaten ujung timur Pulau Madura.

Sementara untuk masalah kurang dan tidaknya ruangan isolasi, adalah merupakan tanggung jawab dari pemerintah. “Saya cuma menerima, soal kurang atau lebih itu diluar tanggung jawab saya,” tandasnya. (die/bil)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment