Warga Lenteng yang Hilang di Sungai DAM Jepun, Ditemukan Tersangkut Ranting Bambu

0 Komentar
Reporter : Abd. Wakid
MENINGGAL: Korban Sungai DAM Jepun saat tiba di rumah duka (Foto: Humas Polres Sumenep)

MENINGGAL: Korban Sungai DAM Jepun saat tiba di rumah duka (Foto: Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Seorang pria bernama Hasbullah, warga Dusun Ares, Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep yang dikabarkan hilang saat mencari ikan di sungai DAM Jepun pada Minggu (14/3) dini hari akhirnya berhasil ditemukan.

“Ditemukan oleh warga di bawah jembatan di Dusun Daleman Desa Pore Kecamatan Lenteng,” ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, Senin (15/3/2021) malam.

Widi menjabarkan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh warga dalam posisi tersangkut ranting bambu dan tertutupi sampah. “Tadi sekitar pukul 17.45 WIB yang ditemukan,” sebutnya.

Baca Juga:  Mahasiswa Demo DPRD Sumenep, Minta Wakil Rakyat Tolak Penambangan Fosfat

Selanjutnya, korban dibawa ke rumah duka oleh pihak kepolisian dan TNI sesudah menjalani pemeriksaan medis. Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi. Mereka sepakat bahwa peristiwa ini murni merupakan musibah atau kecelakaan.

“Pihak keluarga tidak akan menuntut pihak manapun dan mereka juga bersedia melampirkan pernyataan,” ucap Widi.

Diberitakan sebelumnya, Hasbullah (50) diketahui menangkap ikan di Sungai DAM Jepun, Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, sejak Sabtu (13/3) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Kemudian, pada pukul 21.00 WIB, Hasbullah sempat pulang ke rumahnya dengan membawa hasil tangkapan ikan. Ia kembali lagi untuk menangkap ikan sekitar pukul 21.20 WIB.

Baca Juga:  Pasang Plakat, Warga Gersik Putih Sumenep Ancam Pidanakan Perusak Laut

Namun, sampai Minggu dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, Hasbullah tak kunjung kembali hingga membuat kedua istrinya, yakni Juma’inah dan Umamah panik dan gelisah. Selanjutnya, pihak keluarga mendatangi lokasi TKP bersama sejumlah warga sambil mencari keberadaan korban. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment