Tips Jaga Kesucian Ihram dan Kesehatan Selama Haji Ala Dirut BPRS Bhakti Sumekar

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
Foto: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar (tengah), salah satu jamaah haji kloter SUB 96, saat santai di kamar hotel menunggu komando dari petugas kloter untuk turun ke loby hotel. (Ist/wartazone.com)

Foto: Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar (tengah), salah satu jamaah haji kloter SUB 96, saat santai di kamar hotel menunggu komando dari petugas kloter untuk turun ke loby hotel. (Ist/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Hari ini, 9 Zulhijah 2024 atau 15 Juni 2024, jemaah haji dari seluruh dunia termasuk jemaah haji Indonesia sedang melaksanakan prosesi wukuf di Arafah. Waktu wukuf di Arafah dimulai setelah tergelincirnya matahari (waktu Zuhur) pada hari Arafah.

Selama wukuf, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyelenggarakan khutbah wukuf dan salat berjamaah di tenda utama dan di setiap tenda jemaah yang dilaksanakan oleh para pembimbing ibadah.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar yang tahun ini berkesempatan menunaikan rukun Islam kelima, berbagi tips kepada rekan jamaah haji lainnya tentang pentingnya menjaga kesucian Ihram dan kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Raih Juara 3 Paintball Wargame PWI-Perbakin Sumenep

Menurut Hairil Fajar, kesucian Ihram adalah aspek yang sangat penting dalam melaksanakan ibadah haji.

“Ihram adalah bentuk kesederhanaan dan kebersihan spiritual yang harus dipelihara dengan sungguh-sungguh oleh setiap jamaah haji,” ujarnya. Sabtu (15 Juni 2024).

Fajar menyebut, menjaga kesucian Ihram tidak hanya berarti mematuhi aturan-aturan tertentu, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan kebersihan spiritual dalam diri setiap individu.

Selain itu, dalam konteks kesehatan, Dirut Fajar mengajak agar setiap jamaah haji selalu memperhatikan kondisi kesehatan.

“Kesehatan yang baik akan membantu jamaah untuk menjalankan ibadah dengan optimal dan tanpa hambatan,” tambahnya.

Baca Juga:  Sentil OPD Tak Ikut Meriahkan Paintball Wargame, Bupati Sumenep: tidak ikut karena alasan tidak punya uang, saya bayarin!

Ia juga mengajak rekan jamaahnya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan setempat guna mencegah penularan penyakit, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Tips ini diberikan sebagai bentuk komitmen BPRS Bhakti Sumekar dalam mendukung kesuksesan setiap jamaah haji khususnya jamaah asal Sumenep dalam melaksanakan ibadah dengan baik dan benar.

“Semoga dengan menjaga kesucian Ihram dan kesehatan, setiap jamaah haji dapat meraih haji yang mabrur dan mendapat berkah dari Allah SWT,” tukasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment