Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Bupati Sumenep Terima Hibah Aset BMN dari BPWS

×

Bupati Sumenep Terima Hibah Aset BMN dari BPWS

Sebarkan artikel ini
LANGSUNG: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat penandatanganan berita acara serah terima BMN dari BPWS (Foto: Dok. WARTA ZONE)
LANGSUNG: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat penandatanganan berita acara serah terima BMN dari BPWS (Foto: Dok. WARTA ZONE)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menerima hibah aset yang merupakan barang milik negara (BMN) dari Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Barang dan aset yang diserahkan itu berupa ruas jalan, saluran irigasi dan jaringan. Masing-masing di Jalan KH. Mansyur, Jalan Raung dan Jalan Agus Salim Sumenep. Jika ditotal jumlahnya mencapai sekitar Rp 12 miliar.

Example 300x600

“Saya mengucapkan terima kasih atas kontribusi BPWS, baik dalam hal pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Sumenep,” tutur Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat menghadiri acara serah terima BMN, di kantor BPWS, Rabu (19/5/2021).

Meski saat ini BPWS telah dibubarkan seiring dengan dikeluarkannya Perpres Nomor 112 Tahun 2020, pihaknya tetap berharap Pulau Madura akan tetap menjadi prioritas dalam hal pembangunan.

“Saya berharap Pulau Madura tetap mendapat prioritas pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Madura. Termasuk Sumenep,” harap Fauzi.

Dalam acara penandatanganan dan serah terima itu, Bupati milenial ini didampingi oleh Kepala Bappeda dan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.