SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memanfaatkan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 sebagai momentum untuk memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan dan penguatan ekonomi masyarakat desa.
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim menyampaikan, tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, mengandung pesan penting tentang perlunya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membina generasi muda.
Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga kualitas generasi penerus yang memiliki karakter, wawasan kebangsaan, dan kemampuan bersaing.
“Generasi muda harus dipersiapkan dengan pendidikan yang baik serta penguatan karakter agar mampu menghadapi tantangan zaman dan menjadi kekuatan pembangunan bangsa di masa depan,” kata Wabup Imam Hasyim saat menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional di lingkungan Kantor Bupati Sumenep, Rabu (20/5/2026).
Ia menilai momentum Harkitnas perlu dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan mandiri.
Selain sektor pendidikan, Imam Hasyim juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu langkah yang didorong pemerintah, kata dia, yakni pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan ekonomi dasar.
“Kemandirian desa menjadi faktor penting dalam menopang pertumbuhan daerah. Ketika ekonomi desa tumbuh kuat, maka masyarakat juga memiliki daya tahan yang lebih baik,” sebutnya.
Ia menjelaskan, penguatan sektor desa diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memperoleh akses permodalan, distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, hingga layanan ekonomi lainnya dengan lebih mudah dan terjangkau.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Sumenep juga memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026 sebagai bagian dari refleksi terhadap pentingnya pendidikan dalam pembangunan manusia.
Imam Hasyim menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran mendasar dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, tidak hanya dari sisi pengetahuan, tetapi juga nilai moral dan kemanusiaan.
“Pendidikan pada dasarnya adalah proses membangun potensi manusia agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, berpengetahuan, dan mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” pungkasnya. (*)


Comment