SUMENEP, (WARTA ZONE) – PT Mahaputra Nusantara terus memperluas jaringan pemasaran rokok MAKAYASA di sejumlah daerah Jawa Timur melalui program distribusi bertajuk “Operasi Tapal Kuda”.
Program tersebut difokuskan untuk memperkuat jalur distribusi sekaligus membangun pola pemasaran yang dinilai lebih terstruktur di wilayah Tapal Kuda. Sejumlah daerah seperti Jember, Situbondo, Lumajang, Bondowoso, Probolinggo, hingga Banyuwangi menjadi sasaran pengembangan distribusi tahap awal.
Manajemen MAKAYASA menyebutkan, wilayah Jember menjadi daerah dengan perkembangan distribusi paling tinggi. Kondisi itu ditandai dengan meningkatnya jaringan outlet dan mulai terbentuknya pemesanan ulang dari pasar lokal.
Sementara itu, Situbondo dan Lumajang juga dinilai menunjukkan perkembangan distribusi yang cukup signifikan. Aktivitas pemasaran di dua wilayah tersebut disebut terus diperkuat dengan penambahan titik distribusi baru.
Adapun Bondowoso saat ini masih berada pada tahap penguatan jaringan dasar distribusi. Sedangkan Probolinggo dan Banyuwangi difokuskan pada pembukaan akses pasar awal.

Perusahaan juga mengklaim mampu menambah sekitar 200 outlet baru setiap hari sebagai bagian dari pengembangan pasar di tingkat daerah.
Untuk mendukung stabilitas distribusi, MAKAYASA membentuk divisi internal bernama Makayasa Control System (MCS). Divisi tersebut bertugas mengawasi sektor distribusi, keuangan, dan operasional lapangan.
Selain itu, perusahaan juga membentuk Satuan Kendali Senyap Makayasa (SKSM) yang difungsikan untuk memantau pergerakan distribusi dan validasi wilayah pemasaran.
Owner MAKAYASA, H. Supriyadi, mengatakan, penguatan distribusi menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun pasar jangka panjang.
Menurutnya, perusahaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan, tetapi juga membangun jaringan distribusi yang berkelanjutan di berbagai daerah.
“Penguatan distribusi menjadi fondasi penting agar pasar dapat tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah kawasan Tapal Kuda, perusahaan berencana memperluas distribusi ke wilayah Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro. (*)


Comment