Universitas Jember Terima 2.272 Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN 2021

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Foto: Prof. Slamin saat memberi sambutan penerimaan mahasiswa baru Jalur SNMPTN 2021 Universitas Jember (Unej).

Foto: Prof. Slamin saat memberi sambutan penerimaan mahasiswa baru Jalur SNMPTN 2021 Universitas Jember (Unej).

JEMBER, (WARTA ZONE) – Universitas Jember (UNEJ) menerima mahasiswa baru sebanyak 2.272 lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor I Universitas Jember bidang Akademik. Kemahasiswaan dan Alumni, Prof Slamin di Kampus Tegalboto, Senin (22/3/2021).

Diketahui mahasiswa baru berjumlah 2.272 orang, dimana calon mahasiswa baru itu memilih Universitas Jember sebagai PTN nomor delapan di Indonesia. Yang paling banyak menerima mahasiswa baru dari jalur SNMPTN.

“Selanjutnya, para mahasiswa baru wajib mengikuti kegiatan verifikasi berkas pada 24 Maret sampai 2 April 2021. Yang kemudian dilanjutkan dengan registrasi yang dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 16 April 2021 secara daring,” ucap Wakil Rektor I Slamin.

Kemudian, dari data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), tercatat ada 22.531 siswa yang mendaftarkan diri ke Universitas Jember.

Baca Juga:  Rumah Singgah Bung Karno Dirubuhkan, Unej Klaim Sebagai Kampus Kebangsaan Ikut Meradang

4.319 peserta mendaftar dengan fasilitas bantuan biaya Pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar- Kuliah (KIP- K). Jumlah tersebut menjadikan Universitas Jember sebagai PTN nomor 18 di Indonesia yang paling diminati siswa di Jalur SNMPTN.

“Dari 22.531 pendaftar hanya 2.272 saja yang diterima, ini artinya angka rata-rata tingkat kompetisi masuk Universitas Jember sangat ketat. Dimana untuk rumpun Sains Teknologi berkisar di angka 1 banding 10,36 dan untuk rumpun Sosial Humaniora di posisi 1 banding 9,39,” jelasnya.

Guru besar Teori Graph ini lantang mengungkapkan, data studi yang paling banyak diminati oleh siswa di Universitas Jember di Jalur SNMPTN.

“Untuk rumpun Sains Teknologi, posisi pertama ditempati Program Studi Farmasi dengan jumlah pendaftar sebanyak 1.342 siswa sementara bangku yang ada hanya 48. Diikuti oleh Program Studi Ilmu Keperawatan yang menyediakan 60 bangku saja sementara peminatnya mencapai 1.199,” lanjutnya.

Baca Juga:  Begal Payudara dan Curanmor Hantui Mahasiswa Jember

Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Program Studi Pendidikan Dokter dengan 1.014 siswa dengan kuota hanya untuk 28 orang.

Posisi keempat ditempati Program Studi Kesehatan Masyarakat dan selanjutnya adalah Program Studi Pendidikan Dokter Gigi.

“Sementara di rumpun Sosial Humaniora, di peringkat pertama ada Program Studi Manajemen dengan pendaftar mencapai 1.260 siswa dengan kursi tersedia hanya untuk 60 orang saja,” jelasnya.

Lalu diikuti oleh Program Studi Ilmu Hukum dengan peminat sebanyak 844 peserta dengan kuota sebanyak 135 kursi. Sementara di posisi ketiga ada 759 siswa yang mendaftar ke Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, sedangkan kuota yang ada hanya untuk 40 orang. Kemudian diikuti oleh Program Studi Akuntansi dan Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis di urutan keempat dan kelima.

Baca Juga:  Tingkatkan Kerjasama dengan Universitas Jember, Bupati Hendy Gelar Webinar Bersama Jajaran Rektorat dan Mahasiswa

Bagi siswa yang tidak lolos di jalur SNMPTN, masih ada kesempatan melanjutkan pendidikan ke PTN.

“Dengan cara mendaftarkan diri melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Pendaftaran masih dibuka hingga tanggal 1 April 2021 nanti. Untuk siswa yang berminat mendaftarkan diri melalui jalur SBMPTN,” ungkapnya.

Untuk lebih lengkapnya membaca pedoman pendaftaran. Seperti yang ada di laman resmi LTMPT pengumuman SNMPTN 2021.

“Termasuk jika memerlukan konsultasi, agar tidak salah dalam mendaftar dan memilih program studi di PTN,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment