Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Ekonomi

BPRS Bhakti Sumekar Perkuat UMKM Sumenep Lewat Pembiayaan Syariah dan Pendampingan Usaha

×

BPRS Bhakti Sumekar Perkuat UMKM Sumenep Lewat Pembiayaan Syariah dan Pendampingan Usaha

Sebarkan artikel ini
FOTO: Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda, Hairil Fajar, saat menjadi pembicara Talk Show Kewirausahaan di Pendopo Agung Keraton Sumenep.
FOTO: Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda, Hairil Fajar, saat menjadi pembicara Talk Show Kewirausahaan di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar Perseroda menegaskan perannya sebagai penggerak penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep melalui dukungan aktif dalam kegiatan Talk Show Kewirausahaan di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Kegiatan tersebut dimanfaatkan BPRS Bhakti Sumekar sebagai ruang strategis untuk mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga lewat edukasi dan pendampingan usaha yang berkelanjutan.

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda, Hairil Fajar, menyampaikan bahwa komitmen mendukung UMKM merupakan bagian dari mandat institusional BPRS sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, BPRS Bhakti Sumekar terus berupaya menghadirkan layanan pembiayaan berbasis prinsip syariah yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha kecil dan menengah.

“Penguatan UMKM tidak cukup hanya pada permodalan. Kami mendorong pelaku usaha agar mampu naik kelas melalui pembiayaan yang disertai pendampingan dan peningkatan kapasitas usaha,” ujar Dirut Fajar. Minggu (25 Januari 2026).

Ia menambahkan, sektor UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Oleh karena itu, dukungan BPRS Bhakti Sumekar diarahkan agar pelaku usaha mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan meningkatkan daya saing produk.

Selain pembiayaan, BPRS Bhakti Sumekar juga mendukung kolaborasi dengan dunia pendidikan, termasuk Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), dalam penguatan branding, desain kemasan, dan promosi digital produk UMKM.

Melalui keterlibatan aktif ini, BPRS Bhakti Sumekar berharap dapat memperkuat ekosistem UMKM di Kabupaten Sumenep sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: Fauzi As. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Ketika Nasib Petani Dijadikan Meja Taruhan
Tempo adalah media besar. Namanya panjang, reputasinya dibangun selama puluhan tahun, dan salah satu kekuatan yang selalu dilekatkan kepadanya adalah keberanian melakukan investigasi.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.