Nekat Akan Perkosa Ibu Muda saat Mandi di Sungai, Pria Bertato di Jember Jadi Bulan-bulanan Warga

0 Komentar
Reporter : Nur Imatus Safitri
Nekat Akan Perkosa Ibu Muda saat Mandi di Sungai, Pria Bertato di Jember Jadi Bulan-bulanan Warga

Foto: Ilustrasi percobaan pemerkosaan.

JEMBER, (WARTA ZONE) – Pria berinisial DKY, warga Jalan Kalikotok, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember, menjadi bulan-bulanan warga setempat.

Pemuda berusia 25 tahun itu wajahnya remuk setelah mendapat hadiah bogem mentah, dan jadi bulan-bulanan warga sekitar.

Nasib apes dialami pria yang juga diketahui sekujur tubuhnya banyak tato itu. Setelah kepergok warga saat akan melakukan aksi pemerkosaan terhadap seorang perempuan yang sedang mandi di pinggir sungai di Dusun Sumbersuko, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari, Jember.

Korban berinisial SLT (26) warga setempat, kala itu sedang mandi sendirian di sungai. Tiba-tiba pelaku datang dan akan memperkosa korban.

“Korban adalah seorang ibu muda, saat itu sedang mandi di sungai. Kejadiannya Senin sore (26/12) kemarin,” kata Kapolsek Pakusari Iptu Hariyanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa (27/12/2022).

Baca Juga:  Kasus Penganiayaan Pria di Jember, Pelaku 13 Orang Dipicu Perselingkuhan

Aksi pelaku terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, kata Hariyanto, kala itu korban sedang mandi di pinggir sungai tidak jauh dari rumahnya.

Korban saat mandi, badannya juga ditutupi dengan handuk. “Tiba-tiba pelaku datang dari belakang atau hilir sungai, berjalan ke arah korban. Berusaha mendekati korban,” terangnya.

Korban disekap mulutnya agar tidak berteriak, dan sempat diseret sejauh kurang lebih 50 meter dari sungai, menuju ke arah rerimbunan kebun pisang.

Namun korban berusaha berontak, dan sempat berteriak minta tolong, meskipun posisinya sedang dicekik dan dalam posisi ditindih.

“Teriakan korban terdengar warga. Kemudian warga ramai-ramai mendatangi sumber suara,” ucap Hariyanto.

Baca Juga:  HokBen Resmi Buka Gerai ke-338 di Jember, Inilah Menu yang Banyak Digemari Pelanggan

Mengetahui warga berdatangan, lanjutnya, pelaku berusaha kabur ke arah sungai. Nasib apes, pelaku berhasil tertangkap. Di sungai itulah, pelaku mendapat hadiah bogem mentah dan menjadi sasaran amuk massa.

“Namun kemudian anggota kami datang ke lokasi dan mengamankan pelaku. Kita kemudian amankan ke Mapolsek Pakusari,” kata Hariyanto.

Polisi pun dibantu warga menyelamatkan korban dan meminta keterangan tentang aksi yang dilakukan pelaku.

“Untuk proses hukum berikutnya, pelaku kami serahkan ke Mapolres Jember. Untuk tindak lanjutnya. Karena di Polres ada Unit PPA yang menangani kasus ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Semarak Agustusan, Nenek di Jember Meriahkan Lomba Makan Kerupuk Bareng Bocah

Terpisah terkait kasus tindakan pemerkosaan yang dilakukan pelaku. Kata KBO Satreskrim Polres Jember Iptu Eko Yulianto, polisi sudah mengamankan pelaku.

“Namun kita masih melakukan pemeriksaan awal, terkait adanya peristiwa awal kekerasan seksual atau pencabulan yang dilakukan oleh tersangka,” kata Eko saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Mapolres Jember.

Kata Eko, pelaku melakukan aksi tindak kejahatan seksual karena diburu nafsu.

“Tersangka melakukan upaya itu karena nafsu birahi. Tapi tidak sampai terjadi pemerkosaan. Namun ada peristiwa melawan hukum di (kasus) ini,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 285 KUHPidana juncto Pasal 53 KUHPidana. “Dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment