Empat Kecamatan di Sumenep Diterjang Angin Puting Beliung, Bupati Turun Tangan

0 Komentar
Reporter : Ajie Putra
Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi bersama warga saat turun langsung ke lokasi pohon tumbang di Jl. Raya Lenteng.

Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi bersama warga saat turun langsung ke lokasi pohon tumbang di Jl. Raya Lenteng.

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sejak Sabtu sore (27/2/2021) hingga malam, menyebabkan ratusan pohon tumbang sebagian dikabarkan ada yang menimpa rumah warga.

Sedikitnya, bencana puting beliung itu menerjang empat kecamatan mulai dari Kecamatan Lenteng, Batuan, Saronggi dan Bluto. Bahkan di Kecamatan Lenteng satu sekolah terdampak.

Sekolah tersebut yakni SDN Sendiri, gapura sekolah roboh, atap tersapu angin dan asbesnya berjatuhan. Atap ruang perpustakaan sekolah juga terbalik. Selain itu, rumah-rumah warga atapnya tersapu angin dan kandang ternak warga tertimpa pohon.

“Kejadiannya semalam sekitar pukul 19.23 WIB mas. Saat kejadian hujan sangat deras dan angin kencang bergemuruh. Warga disini panik dan banyak yang keluar rumah menyelamatkan diri,” kata Yazid, warga Sendir, Minggu (28/2/2021) pagi.

Baca Juga:  Korban Angin Puting Beliung Bisa Ajukan Bantuan Lewat e-Sutanggap

Desa yang juga terdampak cukup parah yakni Desa Meddelan. Di desa ini sejumlah pohon besar dan bambu terhempas angin. Bahkan beberapa pohon tumbang menimpa kandang bebek hingga rata dengan tanah.

Tak hanya itu, satu kandang sapi juga tertimpa pohon. Bahkan, pemakaman umum warga di Dusun Meddelan Timur, Desa Meddelan tertutup akibat bambu disekitarnya terhempas angin dan roboh.

“Sampai sekarang belum ada petugas yang datang ke sini. Jadi kami bersama warga dari pagi bergotong royong membersihkan pohon dan bambu yang menutupi jalan,” terang Jamik, Warga Meddelan Timur.

Baca Juga:  Angin Puting Beliung Terjang Dua Kecamatan di Sumenep

Di lokasi itu juga terdapat satu gudang tembakau atapnya tersapu angin hingga beterbangan mengagetkan warga. Saat kejadian warga yang ketakutan berhamburan menyelamatkan diri dihalaman rumah meski hujan sedang deras.

Di tempat berbeda, atap dan genteng rumah warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, porak poranda di sapu angin dengan intensitas hujan lebat semalam, termasuk sejumlah pohon tumbang.

Bahkan, hujan lebat dan angin kencang tidak menyurutkan semangat Bupati Sumenep, Achmad Fauzi untuk mendatangi lokasi pohon tumbang, di Jl. Raya Lenteng.

Baca Juga:  Korban Angin Puting Beliung Bisa Ajukan Bantuan Lewat e-Sutanggap

“Setelah mendengar informasi adanya pohon tumbang, saya langsung bergegas untuk mendatangi lokasi,” kata Achmad Fauzi, Minggu (28/2/2021).

Achmad Fauzi datang ke lokasi hanya menggunakan payung, politisi muda ini turun memastikan tumbangnya pohon tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Saya langsung ke lokasi untuk memastikan kejadian ini tidak sampai menimbulkan korban,” ujar pria yang baru dilantik di Grahadi Surabaya ini.

Selain memastikan tidak adanya korban jiwa, dirinya juga ingin pohon tumbang tersebut segera diatasi, sehingga, tidak menggangu para pengguna jalan.

“Pohon yang timbang akan segera diatasi, biar tidak mengganggu,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment