PWI Sumenep Gelar Pesantren Jurnalistik, Gandeng Sejumlah Pondok Pesantren dan Kampus

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
Foto: Ketua PWI Sumenep, M. Syamsul Arifin saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Pesantren Jurnalistik, Kamis (28/3/2024).

Foto: Ketua PWI Sumenep, M. Syamsul Arifin saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan Pesantren Jurnalistik, Kamis (28/3/2024).

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Pesantren Jurnalistik, Kamis (28/3/2024).

Lewat kegiatan itu, sebanyak 24 santri dan mahasiswa dari beberapa pondok pesantren dan kampus di Sumenep digembleng khusus ilmu jurnalistik.

Ketua PWI Sumenep, M. Syamsul Arifin mengatakan, Pesantren Jurnalistik merupakan rangkaian dari kegiatan ‘Ramadan bersama PWI Sumenep’.

Selain Pesantren Jurnalistik, juga ada kegiatan santunan anak yatim dan kaum dhuafa, bagi-bagi takjil gratis serta buka puasa bersama dengan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.

Baca Juga:  Raperda Susunan Perangkat Daerah, Herman Dali Kusuma: ini penting untuk masa depan birokrasi Sumenep

“Untuk kegiatan Pesantren Jurnalistik, sengaja kita bikin terbatas supaya lebih maksimal,” kata Samsul saat memberikan sambutan.

Sebab, sambung dia, pihaknya menginginkan kegiatan tersebut tidak sekedar terlaksana, melainkan bisa menghasilkan generasi baru yang melek ilmu jurnalistik.

“Oleh karena itu, kita juga hanya memilih beberapa santri dari beberapa pesantren dan mahasiswa dari satu kampus untuk digembleng khusus di kegiatan ini,” terang wartawan Harian Bhirawa ini.

Syamsul berharap, para peserta dapat mengikuti secara penuh, menyimak dan menyerap ilmu yang dibagi oleh pemateri yang merupakan para senior jurnalis di Sumenep.

Baca Juga:  Delegasi Annuqayah Lubangsa Raih Juara Umum Tingkat Asia Tenggara Sukarabic Festival VI

“Intinya, harus banyak ilmu yang didapat peserta dari Pesantren Jurnalistik ini, minimal mengerti perbedaan produk jurnalistik dengan non produk jurnalistik dari informasi yang kita dapat setiap hari,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pesantren Jurnalistik dibagi dalam 5 sesi. Sesi pertama hingga empat peserta ngaji materi Ilmu Jurnalistik Dasar, Teknik Wawancara dan Pengumpulan Data, Fotografi Jurnalistik dan ngaji Videografi Jurnalistik.

Kemudian di sesi terakhir, peserta diajak mempraktekkan langsung ilmu yang diperoleh dari sesi sebelumnya dengan dibagi beberapa kelompok dan didampingi pengurus PWI. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment