Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah

Diskop UKM dan Perindag Sumenep Rampungkan Pembangunan KIHT Tahun Ini

×

Diskop UKM dan Perindag Sumenep Rampungkan Pembangunan KIHT Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
Diskop UKM dan Perindag Sumenep Kelola Anggaran Rp 1,9 Miliar dari DBHCHT, Lanjutkan Pembangunan KIHT
Foto: Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Diskop UKM dan Perindag Sumenep, menargetkan pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) rampung akhir tahun ini.

Diketahui pada tahun 2022, Diskop UKM dan Perindag Sumenep menerima anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 1,9 miliar.

Example 300x600

“Tahun ini semoga sudah bisa selesai. Kita saat ini dalam tahap lelang di LPSE Sumenep,” ujar Kepala Diskop UKM dan Perindag Sumenep, Chainur Rasyid. Kamis, 22 September 2022.

Nanti, pada tahun 2023 diharapkan sudah bisa digunakan sehingga akan berdampak pada industri tembakau yang andal dan mampu mendatangkan manfaat kepada masyarakat.

“Nanti akan dipantau juga oleh bagian cukai. Sehingga dari tahapan awal sampai produksi bisa terselenggara dengan baik semuanya,” beber mantan Kepala Dinas PU SDA Sumenep.

Kadis yang akrab dipanggil Inung ini menjelaskan, 4 unit gudang KIHT diyakini akan menampung seluruh kebutuhan masyarakat pelinting tembakau.

Ia menambahkan, tujuan dibangunnya KIHT juga untuk menghindari peredaran rokok ilegal alias tanpa cukai. Sebab sejauh ini masih banyak ditemukan peredaran rokok yang dilarang oleh negara di sejumlah titik wilayah kabupaten berlambang kuda terbang.

“Tujuan lain yang tak kalah penting agar peredaran rokok ilegal tidak semakin menjamur. Makanya, dengan KIHT nanti akan terpantau semua,” jelasnya.

Sekadar diketahui, pada tahun 2021 pembangunan KIHT mendapat kucuran dana dari DBHCHT sebesar Rp sekitar 10 miliar.

Dana tersebut dikelola oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan saat dijabat oleh Agus Dwi Saputra yang kini menjabat sebagai Kepala Disdik Sumenep.

Secara keseluruhan, DBHCHT tahun 2021 lalu untuk Kabupaten Sumenep mencapai Rp 40,9 miliar. Dana tersebut disebar ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh Anwar, Disperindag, Dispertahortbun, Bagian ESDA dan Bagian Perekonomian. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep periode 2026-2027, digelar di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep, Selasa (1/9/2026).
Daerah

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep mulai mematangkan strategi untuk memperkuat perusahaan pers anggotanya. Salah satu agenda yang mendapat perhatian utama adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Penguatan SDM tersebut menjadi bagian dari pembahasan Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep periode 2026-2027 yang digelar di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep, Selasa (1/9/2026).