Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Bocah Kelas 5 SD Hilang di Sungai Bedadung Jember, Diduga Tidak Bisa Renang

×

Bocah Kelas 5 SD Hilang di Sungai Bedadung Jember, Diduga Tidak Bisa Renang

Sebarkan artikel ini
Foto: Proses pencarian Bocah umur 11 tahun bernama Rafka warga Perumahan Bumi Tegal Besar (BTB) Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, yang hilang terseret aliran Sungai Bedadung.
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) – Bocah umur 11 tahun bernama Rafka warga Perumahan Bumi Tegal Besar (BTB) Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, hilang dan hanyut di aliran Sungai Bedadung wilayah setempat. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Selasa (2/5/2023).

Menurut Koordinator Basarnas Jember Prahista, terkait proses pencarian korban anak pasangan Herman dan Ida itu, dilakukan dengan dua cara, yakni penyelaman dan menggunakan penyisiran menggunakan perahu karet.

Example 300x600

“Kami tadi mendapat laporan dari Polsek Kaliwates, bahwa telah terjadi satu orang tenggelam di sungai bedadung. Setelah itu kita koordinasi dan cari info dan tindaklanjuti info tersebut,” kata Prahista saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Terkait kronologi kejadian korban yang masih duduk dibangku kelas 5 SD itu, pria yang akrab disapa Dedek ini mengatakan, korban saat itu sedang berenang bersama dengan dua temannya yang lain, yakni Geisan (9) dan Reza (9).

“Sekitar kurang lebih jam 12 siang tadi. Korban bersama dua orang temannya bermain di sekitar aliran sungai bedadung di bawah jembatan. Korban kemudian mengajak dua temannya bermain dan berenang, tapi kemudian ketiga bocah itu terseret arus. Dua bocah selamat dengan berpegangan pada batu, sedangkan korban terbawa arus sungai,” jelasnya.

“Untuk kondisi arus sungai tadi normal. Untuk arus bawah masih belum diketahui karena masih dilakukan penyelaman untuk dipastikan kondisinta,” sambung Dedek.

Hingga berita ini ditulis masih dilakukan pencarian korban, dan belum membuahkan hasil.

“Kemudian nantinya akan dilanjutkan dengan penyisiran di aliran sungai. Kemudian kita koordinasi dengan relawan di titik-titik DAM sungai seperti di Rowotamtu. Untuk memantu aliran air,” ujarnya.

Dalam proses pencarian, petugas Basarnas Jember mengerahkan 5 orang personel. “Kami juga dibantu gabungan anggota Polsek, Koramil setempat, relawan dan TRC BPBD Jember,” tandasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.