Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pemerintahan

Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Bondowoso Ikuti Zoom Meeting dengan Gubernur Jatim

×

Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Bondowoso Ikuti Zoom Meeting dengan Gubernur Jatim

Sebarkan artikel ini
Foto: Bersama Setda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, saat mengikuti Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Example 468x60

BONDOWOSO, (WARTA ZONE) – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten Bondowoso mengikuti Zoom Meting dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa, di Kabupaten Malang.

Acara Zoom Meting itu diikuti oleh Sekretaris Daerah (Setda) Pemkab Bondowoso, Bambang Soekwanto, Jajaran Dinas Lingkungan Hidup, Camat Tenggarang, Pemdes Desa Koncer, dan Masyarakat sekitar, Di Aula Tempat Pengelolaan Sampah (TPS 3R) Desa Koncer, Senin (4/9/2023).

Example 300x600

Menurut Setda dalam laporannya menyampaikan, Pemkab Bondowoso tengah melakukan kegiatan pengelolaan sampah melalui Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam pengangkutan sampah tersebut, Setda memaparkan, Pemkab melakukan pengelolaan sampah 5 ton perbulan yang difokuskan pada kegiatan komposting.

“Untuk sampah yang ekonomis, kita kelola melalui Bank sampah, kita mempunyai 1 Unit Bank sampah Induk dan 58 Unit Bank sampah yang tersebar di beberapa kecamatan, antara lain di Desa Koncer ini,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bondowoso, Aries Agung Sungkowo saat dikonfirmasi media memaparkan, melalui kegiatan tersebut, diharapkan bisa menekan sampah plastik. Hal itu kata Agung, sesuai dengan Peraturan Bupati yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso tahun 2023.

“Tema kali ini adalah mengurangi sampah plastik, Alhamdulillah dalam hal ini Perbup penggunaan sampah plastik di Kabupaten Bondowoso telah diterbitkan, No.44/2023 tentang pengurangan penggunaan sampah plastik,” ujarnya.

Untuk selanjutnya, sasaran yang ditargetkan dalam Perbup adalah Pasar Modern, seperti halnya, Ruko dan toko-toko di wilayah Kabupaten Bondowoso.

Disamping itu, Kabupaten Bondowoso mendapatkan penghargaan dari Provinsi Jatim, kategori Pesantren dan penghargaan sekolah Adiwiyata.

“Intinya bagaimana kita merawat dan menjaga agar Mindset masyarakat bisa sepenuhnya sadar jika tidak boleh membuang sampah disembarang tempat,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.