Bupati Fauzi Dorong Partisipasi Warga Sumenep dalam Sensus Ekonomi 2026

0 Komentar
Reporter : Panji Agira
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Ist/wartazone.com)

FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. (Ist/wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mempersiapkan penguatan basis data ekonomi daerah melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pendataan tersebut dinilai penting untuk mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terukur dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan, data ekonomi yang akurat menjadi instrumen utama dalam menentukan arah pembangunan daerah, terutama di tengah perkembangan sektor usaha yang terus berubah.

Menurut Bupati Fauzi, pemerintah membutuhkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi masyarakat agar program pembangunan tidak hanya bersifat umum, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan di lapangan.

“Pemerintah daerah memerlukan data yang valid dan terbaru agar setiap kebijakan yang disusun bisa tepat sasaran serta memberi dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Fauzi.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Pemkab Sumenep pun mengajak masyarakat dan para pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam proses pendataan tersebut.

Fauzi menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas hasil sensus. Sebab, data yang diperoleh nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam memetakan potensi ekonomi daerah hingga menentukan sektor prioritas pembangunan.

“Sensus ekonomi bukan sekadar pendataan administrasi, tetapi menjadi pijakan dalam merancang program pembangunan yang lebih efektif dan sesuai kondisi riil masyarakat,” sebutnya.

Ia menambahkan, hasil sensus juga akan digunakan sebagai acuan dalam menyusun berbagai program strategis daerah, mulai dari penguatan sektor unggulan, pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, hingga upaya pengurangan angka kemiskinan.

Dalam pelaksanaannya, sensus akan dilakukan dalam dua tahapan. Tahap pertama menyasar pelaku usaha besar dan menengah melalui mekanisme pendataan mandiri. Selanjutnya, petugas akan melakukan pendataan langsung terhadap rumah tangga serta pelaku usaha mikro dan kecil di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep.

Fauzi berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar pemerintah memiliki basis data yang kuat dalam merancang pembangunan ekonomi daerah ke depan.

“Potensi ekonomi Sumenep cukup besar di berbagai sektor. Karena itu, data yang akurat sangat diperlukan agar pembangunan berjalan lebih terarah, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment