Penutupan PSL Posko 07 Attaufiqiyah Berlangsung Haru, Dedikasi Santri Tuai Apresiasi

0 Komentar
Reporter : Rudi Hartono
FOTO: Penutupan Program Studi Lapangan (PSL) Posko 07 Pondok Pesantren Attaufiqiyah, di halaman MI Nasy’atul Muta’allimin, Yayasan Al Jailani, Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Minggu (24/5/2026).

FOTO: Penutupan Program Studi Lapangan (PSL) Posko 07 Pondok Pesantren Attaufiqiyah, di halaman MI Nasy’atul Muta’allimin, Yayasan Al Jailani, Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Minggu (24/5/2026).

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Kegiatan Program Studi Lapangan (PSL) Posko 07 Pondok Pesantren Attaufiqiyah resmi ditutup di halaman MI Nasy’atul Muta’allimin, Yayasan Al Jailani, Desa Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Minggu (24/5/2026).

Penutupan program berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah unsur yayasan, mulai dari dewan pengasuh, ketua yayasan, kepala lembaga, hingga para tenaga pendidik di bawah naungan Yayasan Al Jailani. Sejumlah tokoh pesantren juga turut hadir, termasuk pengasuh Pondok Pesantren Bhakti Rantani.

Dari pihak Pondok Pesantren Attaufiqiyah, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Biro Kepesantrenan, Lora Syukron Jazila, yang juga merupakan putra pengasuh Pondok Pesantren Attaufiqiyah, KH. Imam Hasyim.

Program PSL sendiri merupakan agenda tahunan yang diikuti siswa tingkat akhir MA dan SMK Pondok Pesantren Attaufiqiyah. Para peserta ditempatkan di sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep untuk menjalankan pengabdian sekaligus praktik pembelajaran sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

Selama bertugas di Posko 07, peserta PSL terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan keagamaan.

Mereka mendampingi aktivitas belajar santri dan siswa, pembinaan ibadah harian, pembiasaan membaca Al-Qur’an, hingga pengenalan dasar kitab kuning. Selain itu, peserta juga aktif mengikuti kegiatan sosial bersama masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Lora Syukron Jazila menyampaikan, program PSL menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan jiwa pengabdian santri.

“Melalui kegiatan ini, santri diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman ilmu keagamaan, tetapi juga mampu menerapkan nilai pengabdian, menjaga etika, dan membangun hubungan baik dengan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta PSL yang dinilai mampu menjalankan tugas pengabdian dengan baik selama berada di lingkungan Yayasan Al Jailani.

Sementara itu, Pembimbing PSL, Turmudzi Bahri, berharap, pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti program dapat menjadi bekal untuk terus meningkatkan semangat belajar dan kepedulian sosial.

“Pengalaman di lapangan diharapkan menjadi motivasi bagi santri untuk terus memberikan kontribusi positif di lingkungan masing-masing,” katanya.

Pihak Yayasan Al Jailani turut menyampaikan apresiasi kepada peserta PSL Posko 07 atas keterlibatan mereka dalam membantu berbagai kegiatan pendidikan, keagamaan, dan sosial selama masa pengabdian berlangsung.

Kegiatan penutupan diakhiri dengan doa bersama dan suasana penuh keakraban antara peserta PSL, pihak yayasan, serta masyarakat setempat. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment