Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Ekonomi

Pemkab Sumenep Libatkan Pesantren, Cetak Santri Millenial Entrepreneur

×

Pemkab Sumenep Libatkan Pesantren, Cetak Santri Millenial Entrepreneur

Sebarkan artikel ini
Foto: Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep, saat menggelar pembukaan kegiatan wirausaha muda pemula tahun 2021.
Foto: Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep, saat menggelar pembukaan kegiatan wirausaha muda pemula tahun 2021.
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, memberi pelatihan kewirausahaan pada santri dan pemuda.

Pembukaan kegiatan wirausaha muda pemula tahun 2021 dengan tema ‘Santri Millenial Entrepreneur’ berlangsung secara virtual, Senin (12 Juli 2021).

Example 300x600

Program tersebut merupakan wujud nyata dari visi-misi Bupati Fauzi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan penguatan ekonomi berbasis kawasan dari hulu ke hilir.

Dalam prosesnya, kegiatan tersebut melibatkan pondok pesantren dan lembaga pendidikan keislaman di Sumenep sebanyak 109 lembaga, dan juga alumni dari pondok pesantren serta lembaga keislaman yang mandiri baik dari dalam kabupaten Sumenep atau luar Sumenep.

“Selain kami juga melibatkan tenaga muda terampil berlatar belakang organisasi Islam, alumni lembaga pendidikan Islam dan pondok pesantren,” ujar Bupati Fauzi, dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini berpesan kepada para peserta untuk tidak selalu bermimpi jadi PNS atau karyawan perusahaan.

“Tapi bermimpilah menjadi wirausahawan. Karena menjadi wirausahawan itu nilai manfaatnya jauh lebih besar kepada masyarakat. Seorang pengusaha bisa menyerap lima tenaga kerja, bahkan kalau usahanya makin besar, bisa menyerap lebih banyak lagi,” urainya.

Bupati juga meminta para peserta mengikuti semua tahapan pelatihan yang dijadwalkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga program yang dianggarkan melalui APBD tersebut dampaknya maksimal dan tidak mubadzir.

“Terakhir saya juga berharap koordinasi yang intensif dari semua pihak yang terlibat dalam program ini. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Kita butuh kerja dan pikiran ekstra agar program ini bermanfaat bagi masyarakat di kabupaten Sumenep,” harapnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Kemegahan panggung Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026) malam.
Budaya

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tak sekadar menghadirkan parade busana dan pertunjukan budaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menjadikan gelaran tersebut sebagai salah satu ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. MEC 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam, dengan mengangkat tema Keraton Sumenep. Sejumlah unsur sejarah dan kebudayaan keraton ditampilkan melalui kostum, parade, hingga pertunjukan seni.

FOTO: Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diperkenalkan di Yogyakarta, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026. (Panji Agira/wartazone.com)
Bisnis

Produk UMKM masyarakat Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapat ruang untuk diperkenalkan lebih luas dalam Lokakarya Media 2026 SKK Migas-KKKS Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa). Produk UMKM binaan SKK Migas dan Medco Energi tersebut dipamerkan di Hotel Tentrem Yogyakarta pada 15-17 September 2026, bersamaan dengan pelaksanaan Lokakarya Media 2026.

FOTO: Hasil kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, saat tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). (Panji Agira/wartazone.com)
Ekonomi

Produk kerajinan dari Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, mendapat kesempatan tampil dalam pameran produk UMKM pada Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026 di Yogyakarta, Kamis (17/9/2026). Produk tersebut merupakan hasil karya UMKM Kerajinan Santigi, salah satu mitra binaan Kangean Energy Indonesia (KEI) yang selama ini mendapat pendampingan dalam pengembangan usaha, mulai dari peningkatan kapasitas produksi hingga pemasaran.

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.