Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
AdvertorialKesehatan

RSUD Moh Anwar Sumenep Manfaatkan DBHCHT, Lengkapi Sarana Pelayanan Kesehatan

×

RSUD Moh Anwar Sumenep Manfaatkan DBHCHT, Lengkapi Sarana Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Foto: Salah satu mobil ambulans yang dimiliki RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, saat terparkir di depan ruang Puspa-RS. (Foto dok. wartazone.com)
Foto: Salah satu mobil ambulans yang dimiliki RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, saat terparkir di depan ruang Puspa-RS. (Foto dok. wartazone.com)

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai dan Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, salah satunya diperuntukkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H Moh Anwar.

Dalam realisasinya, rumah sakit pelat merah tersebut mendapatkan suntikan dana dari hasil cukai dan tembakau sebesar Rp 4.1 miliar atau tepatnya Rp 4.120.000.000,-, dana tersebut dimanfaatkan untuk melengkapi sarana prasarana pelayanan kesehatan.

“Dana Rp 4,1 miliar ini untuk penyediaan supporting daya berupa pengadaan UPS (Uninterruptible Power Supply,red) sebesar Rp 2 miliar, mobil ambulans Rp 980 juta, dan penyediaan media operasi atau peralatan operasi (alat kedokteran bedah) Rp 640 juta. Termasuk Rp 500 juta untuk pengadaan hepafilter,” terang Direktur RSUD dr Moh Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes. Rabu (29/9/2021), kepada media.

Ketersediaan UPS di rumah sakit, lanjut mantan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Sumenep ini, dinilai sangat penting karena dalam momen emergensi, semisal di ruang operasi maupun ruang yang membutuhkan daya listrik stabil, maka ketersediaan UPS tidak bisa dihindari.

“UPS ini sangat penting, misal pun terjadi gangguan (mati) daya, akan disupport dengan UPS, jadi akan tetep stabil, karena bisa bertahan sekitar 30 menit,” urainya.

Sementara prihal penambahan mobil ambulans, dinilai tidak kalah pentingnya, karena sangat dibutuhkan manakala ada pasien yang butuh untuk rujukan.

“Saat ini kita ada 3 mobil ambulans, kemudian dari DBHCHT kita anggarkan 1 unit ambulans emergensi, di dalamnya terdapat peralatan lengkap emergensi untuk memastikan pasien yang dibawa terkontrol dengan baik,” sebutnya.

“Begitu juga mengenai pengadaan peralatan operasi, tentu untuk membantu kelancaran tindakan, termasuk ada meja tindakan kemo (kemoterapi,red). Kemudian pengadaan hepafilter, itu berfungsi untuk menyaring udara, penting di saat pandemi ini, udara di ruang perawatan disaring menggunakan alat itu,” imbuh dr. Erli.

Untuk rampungnya pengadaan sarana prasarana pelayanan kesehatan dari DBHCHT, dr Erli optimis sebelum tutup tahun 2021, semua peralatan tersebut sudah dapat dinikmati masyarakat ujung timur pulau garam.

“Sudah kita proses, kami berharap tidak sampai akhir tahun sudah bisa dimanfaatkan masyarakat Sumenep,” tandasnya. (*)

FOTO: Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar. (Panji Agira/wartazone.com)
Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong penguatan konektivitas transportasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan. Upaya tersebut kembali ditegaskan dalam momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang berlangsung di Bandara Trunojoyo Sumenep, Kamis (17/9/2026).