Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Ekonomi

Sapa Nasabah, Kunci Sukses BPRS Bhakti Sumekar Dekat dengan Masyarakat

×

Sapa Nasabah, Kunci Sukses BPRS Bhakti Sumekar Dekat dengan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
AKRAB: Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar berbincang dengan salah seorang nasabah di kursi antrean.
AKRAB: Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar berbincang dengan salah seorang nasabah di kursi antrean.

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar tertangkap kamera sedang duduk di kursi antrean berbincang santai dengan nasabah, Selasa (4/1/2022) siang.

Rekan media yang sedang antre di kursi lain mencoba mewawancarai dirinya usai berbincang dengan beberapa nasabah.

Ditanya kunci keluwesannya dalam memimpin BPRS Bhakti Sumekar (BBS) hingga sebesar sekarang, baginya jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Untuk itulah, bekerja maksimal adalah kuncinya.

Sebagai Direktur Operasional BBS, Fajar berprinsip bahwa pemimpin ideal adalah mereka yang bekerja tidak hanya dari balik meja ruangan saja. Lebih dari itu, ada upaya lain agar cita-cita besar lembaga yang dipimpinnya tercapai sempurna.

Saat itu, Fajar, sapaan akrab Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar, terlihat duduk bersama nasabah yang sedang menunggu antrean teller.

Disela obrolan mereka, si nasabah terlihat menunjukan buku kecil ukuran saku bersampul warna hijau. Rupanya, buku itu adalah buku rekening nasabah tersebut.

Tak berselang lama, keduanya saling berjabat tangan. Sebab, antrean si nasabah sudah tiba, sehingga harus bergegas menuju teller.

Setelah itu, Fajar lanjut menyapa nasabah lainnya yang juga menunggu antrean.

Dengan penuh keakraban, para nasabah ditanya Fajar seputar kendala pelayanan selama datang ke BPRS Bhakti Sumekar atau ada sesuatu yang kurang dipahami dari sistem layanan bank milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu.

Usai menyapa nasabah, Fajar menyapa rekan-rekan media. Seperti biasa, saling jabat tangan dan bertanya kabar.

Berhubung hujan tak kunjung reda, akhirnya bincang-bincang antara Fajar dengan rekan-rekan media berlangsung cukup lama.

Di tengah obrolan, naluri jurnalis rekan media muncul. Salah satu rekan media iseng bertanya kenapa Direktur Operasional BPRS Bhakti Sumekar itu duduk di kursi antrean nasabah.

Apa karena kebetulan hujan, sehingga tidak bisa masuk ke mobil yang diparkir di halaman. Atau memang ada maksud lain.

“Biasa, Mas, sekadar bertegur sapa, hanya dengan cara ini kita akan mengetahui sejauh mana kepuasan para nasabah dalam mendapatkan pelayanan di BPRS Bhakti Sumekar,” tutur Fajar.

Fajar menganggap hal itu bukan sesuatu yang luar biasa. Sebab, selama ini dia memang biasa duduk di kursi antrean dan menyapa nasabah atau masyarakat yang datang ke Kantor Pusat Bank BPRS Bhakti Sumekar.

“Ini bukan sesuatu yang istimewa, Mas. Saya sudah biasa jika ada waktu senggang pasti duduk di tempat ini. Selain lebih dekat dengan nasabah, itung-itung mengurangi sumpek dalam ruangan,” tutur Fajar menambahkan.

Di akhir pembicaraan, Direktur Fajar balik bertanya kepada rekan media, “kalian sudah mendownload aplikasi BBS mobile?”

“Mas, buka tabungan lebih nyaman dengan aplikasi BBS mobile,” pesan Direktur Fajar sebagai penutup perbincangan sebelum berpisah karena hujan di luar sudah reda. (*)

FOTO: BPRS Bhakti Sumekar terus mendorong pedagang, pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, untuk aktif meningkatkan ekonomi dalam berbagai kegiatan di Kabupaten Sumenep. (Ist/wartazone.com)
Bisnis

Keramaian dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kabupaten Sumenep tak hanya menghadirkan hiburan maupun ruang berkumpul. Di balik setiap kegiatan, terdapat aktivitas ekonomi yang melibatkan pedagang, pelaku UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari momentum tersebut. Potensi inilah yang dinilai perlu terus dikembangkan agar kegiatan daerah memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian masyarakat.

FOTO: Abd. Rahman, kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. (Ist/wartazone.com)
Pendidikan

Abd. Rahman, M.Pd. kembali dipercaya memimpin Komunitas Peduli Pendidikan (KPP) Kabupaten Sumenep untuk periode 2026-2030. Rahman ditetapkan sebagai ketua umum melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) KPP Sumenep. Mubes KPP Sumenep berlangsung selama dua hari, 12-13 September 2026, di HK Resto, Jalan Trunojoyo, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

FOTO: PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Bisnis

Upaya mendorong kebiasaan menabung dan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah kembali mendapat apresiasi. PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.