Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahPeristiwa

Seorang Kakek di Jember Tega Gagahi Gadis 11 Tahun

×

Seorang Kakek di Jember Tega Gagahi Gadis 11 Tahun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pencabulan. (Foto : Google)
Ilustrasi tindak pidana pencabulan. (Foto : Google)
Example 468x60

JEMBER, (WARTA ZONE) — Seorang kakek berumur 58 tahun bernama Madra’i, warga Dusun Krajan, Desa Balunglor, Kecamatan Balung, Jember, tega mencabuli gadis berinisial CS berusia 11 tahun yang masih tetangganya sendiri, Sabtu (3/10/2020) lalu.

Tindakan asusila yang dilakukan oleh pria yang pantasnya berstatus kakek bagi korbannya itu, dilakukan di sebuah gang kecil tidak jauh dari rumah korban.

Example 300x600

Berdasarkan pengakuan pelaku kepada polisi, tindakan bejat tersebut dilatarbelakangi karena lamanya menyandang status duda.

“Tindakan asusila yang dilakukan pelaku itu diduga karena sudah lama menduda. Sehingga diduga muncul hasratnya untuk melakukan tindakan tidak terpuji itu,” kata Kapolsek Balung, AKP Sunarto, saat dikonfirmasi melalui sambungan ponselnya, Rabu (14/10/2020).

AKP Sunarto menjelaskan, tindakan pencabulan yang dilakukan pelaku, diketahui saat korban bersama dengan seorang temannya. Kemudian saat itu, pelaku mengajak korban dengan iming-iming membeli jajanan ringan.

“Pelaku mendekati korban dan temannya disuruh beli es. Saat korban bersama pelaku menunggu temannya membeli es. Saat itu pelaku merayu korban untuk tidak usah menunggu temannya, dan terlebih dahulu membeli cilok,” terangnya.

Saat bermaksud membeli cilok itu, disebuah gang kecil pelaku secara tiba-tiba melancarkan aksinya dengan memeluk, dan menciumi korban. Bahkan dengan nafsu bejatnya, pelaku meraba kemaluan korban diluar baju berulang kali.

“Akibat perbuatan yang dilakukan pelaku itu. Membuat korban merasa trauma psikis, dan takut dengan pelaku. Korban ini berlari kemudian melaporkan tindakan pencabulan itu kepada nenek dan pamannya,” imbuhnya.

“Selanjutnya paman korban melaporkan tindakan asusila itu ke Mapolsek Balung,” sambungnya.

Akibat perbuatannya, pelaku langsung diamankan polisi di rumahnya. Kemudian digelandang di Mapolsek Balung.

“Kamipun berkoordinasi dengan anggota Polwan di bagian PPA Reskrim Polres Jember, dan memberikan dampingan kepada korban untuk proses hukum lebih lanjut,” tandas mantan Kapolsek Jenggawah itu.

Dari kejadian tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti pakaian dan celana dalam korban. “Kami juga melakukan visum terhadap korban,” tukasnya. (ark/bil)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.

FOTO: Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep periode 2026-2027, digelar di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep, Selasa (1/9/2026).
Daerah

Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep mulai mematangkan strategi untuk memperkuat perusahaan pers anggotanya. Salah satu agenda yang mendapat perhatian utama adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Penguatan SDM tersebut menjadi bagian dari pembahasan Rapat Kerja (Raker) JMSI Kabupaten Sumenep periode 2026-2027 yang digelar di RM Ayam Brewok Sakera, Kota Sumenep, Selasa (1/9/2026).