Aliansi BEM Pamekasan Undang Para Figur Pilkada 2024

0 Komentar
Reporter : Mohammad Fahmi
Foto: Para figur Pilkada Pamekasan 2024 diundang Aliansi BEM Pamekasan untuk diskusi seputar dinamika Pamekasan.

Foto: Para figur Pilkada Pamekasan 2024 diundang Aliansi BEM Pamekasan untuk diskusi seputar dinamika Pamekasan.

PAMEKASAN, (WARTA ZONE) – Aliansi BEM Pamekasan menggelar Simposium Kepemimpinan dengan mengusung tema “Dinamika Pamekasan Dalam Persepektif Pemimpin Ideal”, di Pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan. Sabtu (29/6/2024).

Dalam sambutannya, Mahrus Soleh Ketua BEM Pamekasan menyampaikan bahwa tujuan dari acara ini adalah sebagai bentuk sapaan mahasiswa kepada para calon pemimpin Pamekasan biar lebih mengenal dan harmonis.

Karena menurutnya, mahasiswa tidak pernah berpapasan langsung dengan para figur dan juga sebagai bentuk ekspresi mahasiswa itu sendiri dalam menjalankan perannya, yaitu mahasiswa punya peran politik dan peran akademis.

“Pada awalnya kegiatan ini akan dilaksanakan di ballroom hotel atau di gedung yang lebih besar sesuai dengan saran dan tawaran dari banyak pihak dan tokoh, tetapi kita BEM Pamekasan sepakat untuk tetap dilaksanakan di pendopo karena, siapapun nanti figur yang terpilih, maka rumahnya adalah di pendopo,” ungkapnya

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Siapkan Beragam Hadiah Untuk Masyarakat yang Melakukan Vaksinasi Dosis 1

Dalam kegiatan tersebut, penyelenggara mengundang semua figur atau tokoh yang ikut perang baliho dalam bursa kandidat calon Bupati Pamekasan ini tanpa terkecuali.

“Dari situ kita melihat bahwa, figur yang bermunculan sangat beragam, mulai dari yang latar belakangnya santri, aktivis, kyai, akademisi, politisi murni,” terangnya.

Tentu, ini menjadi kelebihan dan kekurangan tersendiri bagi beliau para figur dan apakah dari latar belakang yang beragam adakah konsep gemilang tentang obat penawar terhadap penyakit yang ada di Pamekasan.

“Banyak komentar miring dan acara kami dinilai sebagai acara yang sangat berbau kepentingan. maka kami jawab, iya, acara ini sangat berbau kepentingan yang sangat besar. Yaitu untuk menghilangkan paradigma kotor mahasiswa dan masyarakat umum yang menilai bahwa politik dan pilkada itu bukan soal nominal saja, melainkan pada tanggung jawab dari calon pemimpin itu sendiri,” tegasnya.

Baca Juga:  Hadiri Pelantikan Panwascam, Pj Sekda Pamekasan Berharap Jaga Integritas dan Netralitas

Siapapun nanti figur yang tidak menghadiri dan tidak menghargai undangan para aktivis mahasiswa, maka, figur itu tidak layak untuk dipilih.

Untuk diketahui bahwa kegiatan ini mengusung tema “Dinamika Pamekasan Dalam Persepektif Pemimpin ideal” Problematika yang muncul di masyarakat Pamekasan tampaknya masih banyak dan problem itu memperlambat antrian kesejahteraan masyarakat.

“Maka tema ini kemudian diangkat sama temen-temen bem sebagai bentuk sedikit gambaran dari kondisi pamekasan hari ini dengan harapan bisa melahirkan pemimpin yang memang betul-betul menjadi Problem Solving terhadap masalah itu,” tandasnya. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment