Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Peristiwa

Tolak Penambangan Fosfat, Aktivis Kepung DPRD dan Pemkab Sumenep

×

Tolak Penambangan Fosfat, Aktivis Kepung DPRD dan Pemkab Sumenep

Sebarkan artikel ini
BERLANJUT: Sejumlah mahasiswa kembali berunjuk rasa menolak penambangan fosfat (Foto: Abd Wakid)
BERLANJUT: Sejumlah mahasiswa kembali berunjuk rasa menolak penambangan fosfat (Foto: Abd Wakid)
Example 468x60

SUMENEP, (WARTA ZONE) – Front Perjuangan Mahasiswa (FPM) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Kantor Bupati Kabupeten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (7/4/2021).

Mahasiswa meminta para pemimpin di Kabupaten Sumenep sadar dan mementingkan nasib rakyat kecil, bukan malah memperkaya para pejabat dengan rencana penambangan fosfat. “Kami menyuarakan aspirasi rakyat, tuntutan kami terkait penolakan penambangan fosfat,” lantang Koordinator lapangan (Korlap), Arisya Dinda Nurmala Putri.

Example 300x600

Dinda mengaku bahwa pihaknya memang sengaja tidak ingin ditemui oleh anggota DPRD Sumenep maupun Bupati Sumenep. Sebab, aksi tersbut adalah bentuk dari kegelisahan rakyat kecil yang ingin ada kepastian soal rencana penambangan fosfat.

“Tidak ada jaminan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep bahwa secara tegas menolak penambangan fosfat, makanya kami memang tidak ada terget bertemu,” tegasnya.

Dinda menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal terkait Perda RTRW 2013-2033 tentang rencana penambangan fosfat sampai Pemkab Sumenep setuju.

“Kita tetap kawal sampai tuntas, sampai tambang fosfat benar-benar dihapus dan tidak ada lagi di Kabupaten Sumenep. karena sampai saat ini tidak ada jawaban tegas dan pihak manapun,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600
FOTO: Doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, kegiatan dipimpin Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Seblak, Diwek, Jombang, Gus Bahar, dan dihadiri Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim bersama sejumlah pengurus. (Ist/wartazone.com)
Nasional

Harapan agar lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, terus dipanjatkan. Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai bentuk dukungan moral sekaligus ikhtiar batin di tengah pencarian yang memasuki hari keempat.